Hantu takut pada cahaya atau mencari cahaya?

Pertanyaan: Aku tergelitik dengan tulisan akung yang berjudul Mengusir hantu dengan cahaya.

Rumah yang angker ini  menjadi tidak angker setelah diterangi cahaya, karena daya lsitriknya melimpah,  sehingga kini yang menghuni rumah ini, termasuk kami,  tidak diganggu lagi oleh hantu jahat sebagai yang akung kisahkan.

Akung menyatakan hantu termasuk spirit yang bertubuh astral sehingga membutuhkan cahaya, lalu menyimpulkan hantu itu sebenarnya tidak pergi  dari rumah ini, melainkan masih bercokol  ditempat  ini, hanya tidak jahil lagi karena terpenuhi kebutuhannya (energi transien). Aku jadi ngeri karena hantu tersebut masih ada dirumah ini.

Akung jangan menteror kami! Bagaimana caranya mengusir hantu? Hantu itu suka cahaya atau takut  cahaya? Jelaskan secara ilmiah, jangan mistik.

Jawaban: Akung ganti bertanya: Manusia, termasuk cucu ,  suka air atau takut  air? Akung tunggu jawaban cucu sebelum menjelaskan perihal hantu.

—————————————————–

Sebelum membicarakan masalah hantu, sebaiknya cucu mempelajari Teori Minimalis dan turunannya. Namun ada baiknya akung  membandingkan  living organisme (termasuk manusia) dengan spirit (living astral body) termasuk hantu.

Kekurangan  air  bagi living organisme, termasuk manusia, akan   kehausan hingga tubuhnya mengering, kelebihan air living organisme  akan membusuk. Kekurangan cahaya (STW) spirit akan “menderita”, kelebihan cahaya akan “tersiksa”. Kesimpulan manusia butuh  air secukup nya, begitu juga spirit butuh   cahaya secukupnya.

Menurut Teori Som Wyn gagasan akung: Living organsime bertubuh organisme ( interaksi mekanik partikel dengan cahaya) , Spirit bertubuh astral yang dibangun oleh eter. Living organisme membutuhkan berbagai energi (diantaranya bio energi), spirit hanya membutuhkan energi transien.

 

Kelebihan dan kekurangan kedua tingkat  microcosmos:

a. Kelebihan living organisme ( termasuk manusia) sanggup memanfaatkan berbagai energi, kelemahannya terpengaruh oleh gaya gravitasi dan sangat tergantung dari berbagai  jenis energi.

b. Kekurangan  spirit:  hanya sanggup memanfaatkan energi transien . Kelebihannya: tidak memiliki massa sehingga tidak terpengaruh oleh gaya gravitasi dan gayatarik massa. Spirit  bebas melanglang ke segenap penjuru Alam Semesta diwilayah Sub Alam Transien dan  sanggup “menembus” apa saja  tanpa  mendapatkan reaksi dari clear body, sebab spirit  tidak tidak patuh pada Hukum Fisika.  Agar  dapat memanfaatkan berbagai energy  spirit membutuhkan partikel (clear body)  atau organisme .

Menurut Teori Paralogika: Reinkarnated Body (RB) adalah living organisme yang dikendalikan oleh spirit sedangkan Whiteblank Body (WB)  dikendalikan oleh soul. Pembedaan ini  bertujuan menghindarkan pencampur adukan  Spiritual Religious (RS)  dengan Spiritual Ilmiah (SS).

Agar terhindar dari  mistik/klenik  yang tak dapat diterima oleh nalar karena tidak ilmiah, maka Teori Paralogika menjadikan komputer sebagai model  organisme dan user sebagai model spirit. Mengapa? Komputer dimengerti oleh peradaban saat ini, demikian juga  user yang berujut manusia  dapat  dimengerti sifat dan kemampuannya dalam memanfaatkan komputer. 

Apakah eter itu?

Einstein tak dapat menemukan eter, namun bukan berarti eter tidak ada. Menurut Teori Minimalis eter adalah dipole magnet yang sepasang kutubnya berbeda besarnya ( y#x) , sedangkan quantum minimalis adalah dipole magnet yang sepasang kutubnya sama besarnya (x=y) .  Berdasar difinisi ini baik eter maupun quantum minimalis memiliki kutub magnet sehingga dapat terdeteksi oleh peralatan magnetik atas dasar fenomena magnet.  Ilmiah tidak?

Catatan poenting:

Akung menggagas Teori Eter Som Wyn dan berusaha membuktikan adanya eter dengan percobaan Gelang Magnet Som Wyn..

————————————————————-

Mengapa cucu ingin mengusir hantu? Cucu takut pada hantu?

a.Jika cucu seorang RS seharusnya tak perlu takut pada hantu, setan,iblis………. atau makhluk yang tubuhnya api, karena cucu punya pembimbing/pelindung yang tak akan membiarkan cucu disesatkan oleh makhluk yang bertubuh api yang akan membawa cucu ke neraka yang sangat mengerikan. Selama cucu selalu patuh pada petunjuk dan bimbingan Tuhan Yang Maha Kuasa tak perlu takut pada api neraka, sebab cucu  tak akan tergiur oleh bujukan iblis, setan dan sejenisnya, sebaliknya  jika cucu ingkar……………..berarti cucu “mencari” bahkan menciptakan neraka, karena  tidak takut pada akibat dosa.

b.Jika cucu seorang MS seharusnya cucu tak mempercayai adanya hantu, iblis dan sejenisnya, sebab MS mengajarkan isi  Alam Semesta hanya materi sehingga menganggap hidup hanyalah sekedar proses biologi. Bahayanya: cucu akan terjerumus dalam atheisme.

c.Jika cucu tergolong kaum agnotisme: ada baiknya cucu  mempelajari Teori  Som Wyn  agar cucu tidak ragu akan Keberadaan  dan Kebesaran Tuhan Yang Maha Esa yang menurut Teori Som Wyn  : menyediakan segalanya, yang diinginkan dan yang tidak diinginkan oleh ciptaan Nya, memberi bekal kesadaran (consciousness)  pada setiap ciptaan Nya untuk mengurusi diri sendiri, jenis dan lingkungannya…… dan seterusnya. (Baca Teori Som Wyn).

d.Jika cucu seorang SS seharusnya cucu memanfaatkan   akal budi  agar sanggup menghadapi spirit yang berkentayangqan dimana saja karena tidak memiliki massa dan sanggup menembus apapun yang berupa materi dan organisme.

Spirit bebas memang belum dapat terdeteksi oleh pancaindera maupun peralatan fisika, namun spirit yang mengendalikan organisme, termasuk manusia, dapat terdeteksi dari perilaku  living organisme yang dikendalikan.

Jika cucu tergolong RB maka pada diri cucu terdapat spirit.   Perilaku/budi pekerti  cucu dalam kondisi sadar dikendalikan oleh otak yang dapat dimodelkan sebagai cpu sebuah komputer, namun dalam kondisi bawah sadar dikendalikan oleh sumsum tulang belakang yang dimodelkan dengan modem atau router. Baik otak maupun sumsum tulang belakang dikendalikan oleh spirit, sebagai halnya cpu dikendalikan oleh user. .

Spirit penumbuh memprogram dasar RB kemudian melanjutkan dengan program terapan. Spirit penunjang membantu spirit penumbuh dalam mengendalikan otak dan sumsum tulang belakang. Spirit pembajak mengacaukan atau bahkan merebut  spirit penumbuh dan penunjang dalam mengendalikan kerja otak maupun sumsum tulang belakang.

Living organisme ada yang baik ada yang jahat, demikian halnya spirit juga tidak semuanya jahat. Dalam kondisi terpaksa (misalkan kekurangan energi yang dibutuhkan)  living organisme yang baik dapat menjadi jahat, demikian halnya spirit baik dalam keadaan terpaksa dapat menjadi jahat (misalkan kekurangan energi transien).

Sekarang sudah terbukti hantu dirumah cucu tidak mengganggu cucu, itu artinya sekarang mereka telah terpenuhi kebutuhannya. Jika mereka jahat………. pasti masih mengganggu cucu dan penghuni rumah yang dulu angker (kenyataannya kini tidak angker lagi.)

Tetapi yang perlu terus dilakukan adalah: menjaga kondisi rumah sehingga tetap kondusif, misalnya:

a.Jendela dan lubang angin cukup (tidak berlebihan).

b. Kebersihan lingkungan selalu terjaga agar penghuninya sehat jasmani dan jiwanya.

c. Diantara penghuninya saling tolerance tidak merasa paling benar, paling pintar atau paling berkuasa.

d. Pada malam hari penerangan cukup, tidak berlebihan.

Teori Minimalis berasas keseimbangan, sehingga akan memilih sitik eding, atau genti genten ketimbang tiji-tibeh (kill or to be killed).  Ada pesan dari leluhur kita: : ngono ya ngono ning aja ngono. Jangan berlebihan!

 

Iklan

Tentang Akung Ibnu

Kakek dengan duabelas cucu yang masih senang menulis. Semoga tulisan-tulisan ini bermanfaat.
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s