Mengapa TM disebut Teori Keranjang Sampah, Teori Keseimbangan, Teori Klenik Modern,Teori Akal budi,Teori Masa Depan?

Pertanyaan: Dapatkah Akungibnu menjelaskan mengapa TM disebut juga: Teori Keranjang Sampah (TKS), Teori Klenik Modern(TKM), Teori Keseimbangan Energi (TKE) , Teori Akal Budi (TAB),  Teori Masa Depan (TMD).

Jawab:

1. Teori Keranjang Sampah (TKS) : karena mengaktualisasikan teori yang telah dibuang dalam keranjang samhah: misalnya Teori Magnet Weber, Teori Eter, Teori Lompatan Gaya , Teori Probabilitas.

2. Teori Klenik Modern (TKM) : karena banyak berbicara  mengenai hal-hal yang dianggap tak masuk akal, misalnya perihal makluk halus, kesurupan, reinkarnasi, kemampuan bawah sadar dll.

3. Teori Keseimbangan Energi (TKE): Karena memanfaatkan Formula Supernatural  Modern (FSM) E = – x + y untuk menjelaskan TM dan Pembagian Alam Semesta menjadi 5 Sub Alam yang memiliki dimensi berbeda sehingga energi di Alam Semesta  dapat berbaur menjadi satu secara acak, namun  berubah kesadaramya sesuai dengan Sub Alam masing-masing berdasar nilai keseimbangan energinyza  (E)

4.  Teori Akal Budi (TAB) : Karena hanya dapat dipelajari dan dibuktikan dengan akal budi ( kesimbangan akal dan batin) tak mungkin diterima oleh akal saja atau batin saja, apalagi dengan mengandalkan pancaidera dan peralatan fisika.

5.   Teori Masa Depan (TMD:  karena  saat ini belum dibutuhkan namun akan sangat dibutuhkan di masa depan akibat dunia semakin padat hingga dibutuhkan lahan lain untuk menampung isi dunia.

a. mengatasi  keterbatasan: a.waktu (t) yang tak mungkin diperpanjang, diperpendek atau dihentikan , b.ruang  nyata (yang dibatasi oleh tiga dimensi)   dan sumber energi fisika (massa  tak mungkin ditransfer menjadi energi secara keseluruhan),  sehingga  telah  dirintis  Teori- Membran T-M yang menyatakan bahwa Alam Semesta memiliki sebelas dimensi, berbeda dengan Sub Alam Fisika yang hanya memiliki 5 dimensi. TM dapat menjelaskan adanya sebelas dimensi Alam Semesta walau tidak ada kaitannya dengan T-M.

b. membebaskan peradaban manusia   yang terbelenggu oleh Science yang materialistik,  sehingga menisbikan yang bukan materi.

c.Menyatukan seluruh ciptaan Tuhan beraneka ragam baik  yang berupa Macrocosmos (keteraturan besar) yang berupa energi   dan Microcosmos  ( keteraturan kecil) yang  berupa makhluk hidup.

Sebagai contoh:

a.Teori Revolusi Som Wyn: menginformasikan  spirit sanggup  berimigrasi ke galaksi lain yang tidak mungkin tercapai dengan kendaraan ruang angkasa yang memiliki massa berdasar Science.

c. Teori Quantum Eteric: gagasan membuat hydrogen dari eter untuk bahan bakar reaksi nuklir fusi tanpa mengganggu persedian hydrogen alami. Hal ini untuk menyediakan energi listrik yang merupakan energi massa depan.

d. Teori Paralogika: untuk memanfaatkan kemampuan bawah sadar yang memungkinkan pemanfaatan bagian Alam Semesta yang memberikan harapan lebih luas dalam memanfaatkan energi transien (E#0) dibanding kemampuan sadar yang hanya sanggup memanfaatkan energi gaib (E=-x) , energi fikir (E= y)   dan energi fisika (E=0).

Dapat dibuktikan baik secara Matematika maupun Matematika Minimalis bahwa E#0 jauh lebih banyak dibanding E=0. Kemampuan bawah sadar harus dimanfaatkan sebagai sumber inspirasi untuk mewujutkan mimpi menjadi kenyataan.

Iklan

Tentang Akung Ibnu

Kakek dengan duabelas cucu yang masih senang menulis. Semoga tulisan-tulisan ini bermanfaat.
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s