Energi Gelap atau Energi Transien yang mendominasi Alam Semesta?

Pertanyaan: Menurut Akungibnu  dalam Fiksi  Ilmiah Blackhole Energi Metafisika (E=y )   dan dinamakan dark energi  adalah 73 % dari isi Alam Semesta, ini artinya energi gelap (dark energy)  mendominasi energi yang mengisi  Alam Semesta, tetapi menurut Peta Energi dan Non Energi Alam Semesta  versi TM diinformasikan bahwa  Energi Transien yang merupakan spektrum garis-garis energi dengan berbagai nilai keseimbangan E= – x + y  dimana  E#0  merupakan spektrum energi, sehingga mendominasi Alam Semesta. Mana yang benar?

Jawaban: Jangan campur adukkan Science yang berbasis materi dengan TM yang berbasis energi.

a. Science  memandang Alam Semesta hanya terisi materi yang tersusun dari energi fisika (E=0) , hubungan energi dan massa , dimensi ruang  dan dimensi waktu dinyatakan oleh Formula Einstein E= mc^2.

Science mengandalkan pengamatan pancaindra dan peralatan fisika hasil pemikiran manusia. Isi Alam Semesta yang berupa materi yang dapat teramati oleh pancaindra dan peralatan fisika sangat terbatas dibanding dengan yang dapat terakses oleh fikiran manusia, sehingga yang tidak terakses oleh pancaindra dan peralatan fisika namun masih terakses oleh fikiran manusia dinyatakan sebagai 73 % dibandingkan dengan seluruh isi Alam Semesta.

Kesimpulan: Energi yang terakses oleh fikiran , dalam TM disebut dark energy (E= y)  memang  mendomenasi Alam Semesta versi Science yang materialistik, karena Science tidak mengakui adanya Sub Alam Transien. Science juga tidak mengakui Sub Alam Gaib  yang terisi energi gaib (E=-x).

Secara tidak langsung Science mengakui adanya energi fikiran (E=y)  yang tidak terakses oleh pancaindra dan peralatan fisika namun  terakses oleh fikiran, sehingga ikut diperhitungkan  dalam mengkalkulasi seluruh energi yang mengisi Alam Semesta (versi Science). Berdasar inilah Science menyimpulkan energi gelap  73 % dari isi Alam Semesta versi Science.

b. Teori Minimalis menginformasikan  bahwa yang dinamakan  Alam Semesta oleh Science sebenarnya hanya Sub Alam Fisika,  bagian dari Alam Semesta versi TM.

TM menginformasikan bahwa Alam Semesta terisi  berbagai energi, bukan hanya energi nyata (E=0) dan energi gelap (E=y), melainkan juga terisi energi gaib (E=-x), dan energi transien (E= -x + y)  sehingga dapat menyimpulkan berdasar E = – x + y bahwa energi transien mendomenasi energi Alam Semesta (bukan sekedar Sub Alam Fisika yang didominasi oleh energi fikiran/ dark energy). Hal ini dapat dibuktikan secara Matematika,  bukan secara Fisika yang hanya mengandalkan pancaindera dan peralatan fisika. Agar lebih mudah dimengerti pembuktian itu ditunjang dengan Peta Energi Alam Semesta versi Teori Minimalis, dengan memanfaatkan Koordinat Kartesian. 

Akung ganti bertanya: Yang mendominasi Alam Semesta energi gaib (E=-x), energi metafisika (E=y), energi fsika (E=0) atau energi transien (E = – x + y dengan E#0, y#0 dan x#0)

Pembuktian itu dapat menggunakan FSM atau Peta Energi dan Non Energi Alam Semesta versi TM. Dengan peta tersebut  bahkan dapat dibuktikan bahwa Alam Semesta didominasi oleh Non Energi yang tidak mungkin terakses oleh kemampuan manusia. Diantara non energi adalah soul ( z # -x + y ).

Nah, ini sebuah “pembuktian” bahwa kemampuan manusia sangatlah terbatas, lebih banyak yang tidak diketahui dibanding yang dapat diketahui, namun dengan akal budinya manusia terus berusaha untuk tahu sehingga menjadi  sok tahu!

Iklan

Tentang Akung Ibnu

Kakek dengan duabelas cucu yang masih senang menulis. Semoga tulisan-tulisan ini bermanfaat.
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s