Ruang Rasa Bahasa dan Kedai Kata Minimalis

Pertanyaan/ saran: Cucu ingin menjadi penulis yang menjunjung tinggi bahasa Indonesia, bahasa persatuan bangsa Indonesia,  sebagai perwujutan Sumpah Pemuda. Cucu selalu mengikuti dan membaca tulisan Eyang Ibnu atau Akungibnu sejak masih di Multiply hingga di WordPress, sebab akung banyak memperkenalkan/menggunakan istilah/kata  baru dalam berbagai bidang sehingga memperkaya perbendaharaan kata bahasa Indonesia.

Dahulu, di Multiply,  akung membuat Ruang Rasa Bahasa dan Kedai Kata sehingga dapat dimanfaatkan untuk mereka yang ingin mengasah kepekaan berbahasa. Mengapa ruang itu tak ada di WordPress? Cucu berharap akung membuka lagi Ruang Rasa Bahasa dan Kedai Kata untuk “menjelaskan” makna kata yang akung gunakan dalam tulisan akung sekaligus menambah perbendaharaan kata bahasa Indonesia.

Jawaban: Terima kasih atas saran cucu! Sebenarnya akung sedang menyiapkan Ruang Rasa Bahasa dan Kedai Kata  dengan sistem abjad, sesuai dengan sistem kamus agar mudah menemukan kata yang diinginkan,  namun tidak ada salahnya akung mulai dengan kata-kata yang sedang akung gunakan dalam tulisan terbaru akung di WordPress. tidak berdasar abjad namun berdasar kedekatan arti atau kaitan satu dengan yang lain (glossary) . Jika telah tersusun  dalam sebuah  file akan dengan mudah  diubah menjadi sistem kamus.

Inilah pengumpulan kata berdasar sistem glossary:

* mendiang: menunjukkan orang yang disebut sesudah kata ini telah tiada,  telah meninggal, meninggal dunia, atau wafat, kata asli Indonesia.

*almarhum: mendiang berasal dari bahasa Arab.

*mati: kondisi living organsime yang ditinggalkan oleh yang mengendalikan yaitu soul atau spirit sehingga organismenya terdaur ulang secara alami. 

*meninggal dunia: mati bagi manusia., bukan binatang atau tumbuh-tumbuhan. 

*wafat: meninggal dunia bagi manusia, yang dihormati  lingkungannya., berasal dari bahasa Arab.

*nyawa: pengendali living organisme, tidak memiliki unsur energi sehingga sanggup keluar dari Alam Semesta menuju ke Alam Abadi sesuai dengan RS.

*soul: nyawa  serapan dari  bahasa Inggris.

*roh: ruh: nyawa yang telah memiliki idealisme/tujuan hidup, sehingga tidak menjadikan living organisme sekedar hidup, melainkan telah mempunyai tujuan hidup.

*rohani: kekuatan batin yang tercermin pada perilaku manusia.

*jiwa: nyawa berdasar MS / psychologi, bagian organ tubuh yang berfungsi  mengendalikan aktivitas living organisme, saat mati akan  ikut terdaur bersama organisme.

*spirit: interaksi vitalistik antara astral body dengan soul. Spirit tak memiliki massa hingga sanggup melanglang ke segenap penjuru Alam Semesta namun tidak mungkin meninggalkan Alam Semesta, karena memiliki unsur energi, sesuai dengan TM. Spirit hanya sanggup memanfaatkan energi transien, sehingga membutuhkan organisme untuk dikendalikan agar sanggup memanfaatkan berbagai energi, diantaranya energi fisika dan bio energi.

*spiritual (S): kondisi/sifat yang secara alami menyakini  keberadaan yang melebidi kemampuan manusia, misalnya kekuatan alam, pengatur alam, pencipta alam,  yang masih dapat dimengerti oleh kemampuan manusia (valid) hingga yang tidak dapat dimengerti oleh kemampuan manusia (invalid).

*spirituality (Sy): kata benda untuk spiritual.

*spiritual alami (SA): Natural Spirituality (NS): tahap peradaban manusia saat belum sanggup menggunakan fikirannya.

*spirirtual religi (SR): Religious Spirituality (RS): tahapan manusia setelah sanggup memanfaatkan keseimbangan fikiran dengan keyakinan (dogma).

*spiritual ilmiah(SI) : Scientific Spirituality (SS): tahapan saat manusia fikirannya berkembang menjadi akal sehingga sanggup membuat peralatan fisika untuk memperluas kemampuan pancaindera yang sangat terbatas menjadi hampir tidak terbatas.

*revolusi spiritual ilmiah  (resi) : Scientific Spiritual Revolution (SSR): Revolusi SS yang berusaha menyatukan RS yang terpecah-pecah menjadi agama yang masing-masing berbeda imannya.

*materialistic science (MS): ilmu pengetahuan kebendaan yang dapat menyediakan kenikmatan duniawi walau hanya sementara.

*body (B): tubuh (Tb) : himpunan energi menjadi sebuah sistem terpadu.

*energy  (E): tenaga untuk menyatukan dan melakukan aktivitas body.

*non energy: (NE): fenomena Alam Semesta yang bukan termasuk dalam energy, sehingga tidak terakses oleh kemampuan manusia. Diantara NE adalah z atau soul.

*wave (Wv) : Gelombang (Gl): energy yang berubah-ubah secara periodik.

*symmetrical trans wave (STW): sepasang gelombang magnet (gelombang magnet  x dan gelombang magnet y) masing-masing memiliki E=0 dan koheren/sepadan  sehingga dapat menghasilkan quantum minimalis atau photon minimalis.

*asymentrical trans wave (ATW) :

*electro magnet wave (EMW): gelombang elektro magnet (GEM): interaksi antara gelombang magnet dengan gelombang listrik,

*magnetic wave (MW): gelombang magnet (GM): gelombang magnet yang berupa perabatan eter yang terinduksi oleh getaran magnet Weber.

*electrical  wave (EW): gelombang listrik (GL): gelombang listrik yang terjadi akibat pengaruh gelombang magnet.

*gelombang magnet  minimalis (GMM)

*gelombang partikel dasar: (GPD): elementary clear wave (ECW): gelombang longitudinal partikel dasar yang dilepaskan oleh kepadatan massa sebuah benda secara terputus-putus (tidak malar).

*aliran partikel dasar (APD) : elementary clear stream (ECS): aliran partikel dasar yang berlangsung secara malar yang dilepas oleh massa hingga menjadikan gaya tarik massa.

*elementary clear energy (ECl): partikel dasar (DP):

*photon minimalis (phm): hasil interaksi  gelombang magnet x dan gelombang magnet y pada STW  pada saat saling berpotongan hingga menghasilkan E=0 dalam sesaat.

*graviton minimalis (grm): hasil interaksi antara ECW dari dua benda yang memiliki kepadatan tinggi,  atau satu diantaranya berkepadatan tinggi (misalnya bumi, matahari atau blackhole.

*massa minimalis (msm): hasil interaksi mekanik dari quantum minimalis. Msm termasuk fenomena Sub Alam Fisika sehingga membutuhkan ruang nyata.

*quantum minimalis (qm): dipole magnet yang sepasang kutub  magnetnya nya sama besarnya

*quantum eteric (qe): penyatuan (*) dua rantai tertutup quantum minimalis dengan rantai tertutup eteric [q]*[e] yang sepadan dan (koheren) sehingga   memiliki E=0.  (qe) merupakan fenomena Sub Alam Fisika sehingga membutuhkan ruang nyata.

*quanta minimalis (qam): (qm) minimalis dengan variable lebih tinggi dari qm.

*inti atom minimalis (iam): quantum eteric pada Model Atom Minimalis (MAM) yang ada di pusat atom.

“elekron minimalis (elm): quantum eteric pada MAM yang berputar mengelingi inti atom mada orbitnya dan dapat meninggalkan atom menjadi (qe) bebas.

*dimensi waktu minimalis (dwm): dimensi pertama dan unifersal di Alam Semesta yang membedakan Alam Semesta dengan Alam Abadi.

 

 

 

 

*microcosmos minimalis: hasil interakti vitalistik  antara body yang dibangun oleh energi (energi gaib, energi metafisika,energi transien,energi fisika atau bio energi ) dengan soul yang menjadikan soul yang tak terdeteksi oleh kemampuan manusia (invalid) menjadi dapat dapat  dimengerti oleh kemampuan manusia (valid).

Menurut Teori Som Wyn ada tujuh lapis microcosmos, enam bertubuh energi: 1. living organisme, 2. living astral body (spirit), 3. living dark body, 4. living bright body, 5. talent body;   satu yang bertubuh  non body (tersusun dari non energy)  yaitu. 7.  Non body  .

*macrocosmos minimalis: seluruh isi Alam Semesta yang berupa energi  yang dibekali kesadaran oleh Tuhan Yang Maha Esa untuk mengurusi diri, jenis dan lingkungan masing-masing. Macrocosmos dapat cosmos (teratur) atau chaos (kacau) akibat berebut kepentingan, namun akan kembali cosmos ketika masing-masing telah menyadari kepetingan bersama sehingga terjadilah Echologi Alam Semesta (saling memanfaatkan dan dimanfaatkan.

* Energi minimalis: isi Alam Semesta yang tidak mungkin meninggalkan Alam Semesta dan dapat dimengerti oleh kemampuan manusia. Energi selalu  berubah sesuai dengan perubahan waktu,  bermanfaat untuk melakukan aktivitas tubuh (body). Energi dapat terakumulasi menjadi body atau bergetar menjadi gelombang (wave)

* Energi gaib :  bright energi (be):  energ x : energi di Sub Alam Gaib, dapat bergabung (+) sesamanya membentuk nx atau menyatu (*) sesamanya  membentuk x^n. : terakses oleh batin (“<).

* Energi Metafisika : dark energi (de): energi y: energi di Sub Alam Metafisika yang dapat bergabung (+) sesamanya membentuk ny atau menyatu (*)  sesamanya membentuk y^n : terakses oleh fikiran (“>).

*Energi Astral : trans energy (te): energi E = – x + y dengan E#0, x#0, y#0:  energi di  Sub Alam Transien : terakses oleh kemampuan bawah sadar(#)

*Energi Fisika:  clear energy (ce): energi E=0 atau energi x = y = q: energi di Sub Alam Fisika : terakses oleh panca indera (“=)  dan peralatan fisika (‘=).

*Bio energi organic energy (oe): interaksi mekanik antara ce dengan photon: energi di Sub Alam Organisme.

*Energy nyata: Real Energy (re): terdiri dari energi fisika dan bio energy.

*Energi mutlak : absolute energy (abe): energi yang membangun body  secara mandiri  hingga dapat diuraikan kembali menjadi energy asalnya.  contohnya energi fisika yang membentuk massa dapat diuraikan kembali menjadi energy fisika berdasar formula E=mc^2.

*Energi relatif:  relative energy (rle): energi yang diperoleh dari lingkungan yang mendukung sebuah body. Contohnya uang memiliki energi relatif tinggi karena diakui sebagai alat bayar sah.

*Energi semu : supernatural energy (sue): energi yang belum membutuhkan ruangan nyata: energi di Alam Super atau  Supernatural.

*Energi nyata :  nature energy (nae): energi di Sub Alam nyata . (Sub Alam Fisika dan Sub Alam organisme) dan Sub Alam organisme.

*Alam Abadi (AA): Ciptaan Tuhan Yang Maha Esa yang tidak berdimensi, termasuk tidak berdimensi waktu sehingga abadi dan kekal.

*Alam Semesta (AS): Ciptaan Tuhan YME yang diberikan dimensi waktu (t)  oleh Nya sehingga menjadi tidak abadi, berubah setiap saat. Isi Alam Semesta adalah macrocosmos dan microcosmos.

*Alam Semu : Supernature (AS): Bagian Alam Semesta yang belum berdimensi ruang nyata: terdiri dari Sub Alam Gaib, Sub Alam Metafisika dan Sub Alam Transien.

*Alam Nyata: Real Natur (RN): Bagian Alam Semesta yang dapat terakses  oleh pancaindera (“=)  dan peralatan fisika (‘=) karena berdimensi ruang nyata, terdiri dari Sub Alam Fisika dan Sub Alam Organisme,  dapat terakes lewat pancaindera dan peralatan fisika karena hanya memiliki lima dimensi: 1.dimensi waktu (t), 2. dimensi panjang (l), 3. dimensi tinggi (h), 4. dimensi lebar (w) dan 5. dimensi massa (m)

* Sub Alam Gaib (SAG): Sub Alam Dogma (SAD):  bagian Alam Semu (Supernatural) yang terisi oleh Energi Gaib x yang dapat saling bergabung membentuk nx atau menyatu membentuk x^n. Keduanya dapat membentuk rantai tertutup (nx + x^n) agar terbebas dari dimensi Alam Gaib memasuki Sub Alam Transien.

* Sub Alam Metafisika (SAM): Sub Alam Fikir (SAF): bagian dari Alam Semu (Supernatural) yang terisi energi metafisika y yang dapat saling bergabung (+) membentuk ny atau menyatu (*) membentuk y^n. Keduanya dapat membentuk rantai tertutup (ny + y^n) agar terlepas dari dimensi Sub Alam Metafisika memasuki Sub Alam Transien.

* Sub Alam Transien (SAT): Sub Alam Astral (SAA) tempat  berubahnya kesadaran Energi Gaib x menjadi kutub magnet x dan berubahnya kesadaran energi  Metafisika y menjadi kutub magnet y. Sesama x saling tolak menolak , demikian juga  sesama y saling tolak menolak sehingga menyebabkan rantai tertutup (nx dan x^n) terurai menjadi nx dan x^n, demikian halnya rantai tertutup ( ny+y^n) terurai menjadi ny dan y^n. Masa transisi menyebabkan x, x^n, y, y^n bergetar membentuk gelombang magnet x = a1* sin ( u1 + w1.t), dan x^n = a1n*sin (u1n + wln.t ),  sementara itu gelombang magnet y= u2*sin (sin u2 + w2.t),  dan yn = a2n * ( sin u2n + w2n.t) Gelombang Magnet dalam Sub Alam Transien ini dinamakan Gelombang Magnet Minimalis (GMM). Ada dua jenis GMM, yaitu GMM x dan GMM y. GMM  akan diikuti oleh Gelombang Listrik Minimalis (GLM) yang berselisih phase 90 derajat sehingga menghasilkan Gelombang Electro Magnet Minimalis (GEMM).  GEMM dinamakan Electro Magnet Wave Minimalis (EMWM)

*Sub Alam Fisika (SAF) : bagian Alam Semesta yang terisi oleh energi fisika:  E=0 atau x=y=q. Sub Alam Fisika  dikuasai oleh lima dimensi:1. dimensi waktu,2.dimensi panjang, 3.dimensi lebar, 4.dimensi tinggi dan 5.dimensi massa.

*Alam Semesta (AS): sebuah sistem tertutup sehingga isinya yang berupa energi tidak dapat meninggalkan Alam Semesta.

*Non Energi (ne) : isi Alam Semesta yang  dapat keluar masuk Alam Semesta tanpa mempengaruhi jumlah energi yang ada di Alam Semesta  sehingga tidak terjangkau oleh kemampuan manusia

*Zeros (z): istilah Minimalis untuk menyatakan soul yang  dinyatakan oleh Formula Som Wyn sebagai z # – x + y.

*Biosfera (bf) : bagian Alam Semesta yang memungkinkan terbentuknya organisme. dan dapat memberi kehidupan pada living organisme.

*Supernatural : Alam Super (AS) bagian Alam Semesta yang belum memiliki dimensi ruang nyata. Alam Super terdiri dari Sub  Alam Gaib,  Sub Alam Metafisika dan Sub Alam Transien.

*Interaksi (itr): proses penggabungan (+) atau penyatuan (*) antar energi atau antara energi dengan non energi atau soul/spirit.

*Interaksi vitalistik (itrv):  interaksi mendasar :interaksi sangat penting dalam terbentuknya microcosmos.

*Interaksi semi vitalistik (itrs): interaksi :” turunan” dari  interaksi antara hasil interaksi vitalistik.

*Interaksi mekanistik (itrmnis): interaksi antara energi semu dengan energi nyata.

*interaksi mekanik(itrnik): interaksi antara energi fisika.

*quantum minimalis (qm): dipole magnet Weber yang sepasang kutub magnetnya sama besarnya, sehingga E=0 atau x=y=qm. Quantum minimalis merupakan bagian terkecil dari energi fisika versi TM

*quanta minimalis (qam): energi transien yang lebih besar dari qm

*eteric (e): energi transien terkecil, dipole magnet terkecil yang sepasang kutub magnetnya tidak sama besarnya sehingga E#0, x#y#0

*eter (et): energi transien yang lebih besar dari eteric.

*tubuh astral (ta): eteric body (eb) : body yang tersusun dari eteric atau eter.

*tubuh organsime (to)organisme body (ob)yang tersusun dari organisme.

*dark body (db): body yang tersusun dari dark energy atau energi metafisika

*bright body (bb): body yang terssusun dari bright energi atau energi gaib.

*clear body (cb): body  tersusun dari  ce.

*White Blank Body (WB): interaksi vitalistik antara organisme dengan soul.

*Reinkarnated Body (RB): interaksi semi vitalistik antara organisme dengan spirit.

*living astral body (lab): interaksi vitalistik astral body dengan soul.

*living organisme body (lob): interaksi antara organsime dengan soul atau spirit.

*living dark body (ldb): interaksi antara db dengan z.

*living bright body(lbb): interaksi antara bb dengan soul

*talent body(tab): living dark body yang immortal.

*holly body(hob): living lop  yang immortal.

*immortal (imm): tidak mengalami siklis kehidupan (tidak pernah  mati).

*rantai tertutup quantum minimalis [qm] :  penggabungan qm yang membentuk rantai tertutup sehingga tidak memancarkan gaya magnet pada antar segmennya, sehingga E=0, merupakan fenomena Sub Alam Fisika.

*rantai tertutup eteric [e]: penggabungan (+) eteric atau eter membentuk rantai tertutup eteric atau eter , memancarkan gaya magnet diantara segmennya, sehingga E#0, merupakan fenomena Sub Alam Transien

*quantum eteric: penyatuan (*)   [qm] * [e] yang sepadan (koheren), notasi MM nya [qe]  :  [e]*[qm] = [E#0]*[E=0] : [E=0],  sehingga merupakan fenomena Sub Alam Fisika. [qe] memancarkan gaya magnet keluar dan memiliki massa berbeda dengan (qm) yang tidak memancarkan gaya magnet keluar. Quantum Eteric dinamakan multi axis matter karena memiliki sumbu putar banyak sekali.  [qe] membentuk inti atom atau inti elektron dalam Model Atom Minimalis.

*anti matter minimalis (amm): penggabungan (+)  [qm]+ [e] yang sepadan, notasi MM nya  (amm) : [e] + [qm] = [E#0] + [E=0] = [E#0]  sehingga merupakan fenomena Sub Alam Transien.   (amm)  dinamakan mono axe matter karena hanya memiliki satu sumbu putar.

*Teori Magnet Weber (TMW): menyatakan bahwa magnet permanen jika dipecah-pecah akan menghasilkan magnet permanen yang lebih kecil, jika pemecahan dilakukan terus menerus akan menghasilkan magnet permanen paling kecil, tak dapat dipecah lagi, dan dinamakan magnekul Weber. Teori Weber tidak menyatakan bahwa magnekul memiliki sepasang kutub yang harus  sama besarnya, sehingga mungkin terjadi magnekul yang sepasang kutub nya tidak sama besarnya, namun bukan merupakan fenomena Sub Alam Fisika, melainkan merupakan fenomena Sub Alam Transien dan dalam TM dinamakan eteric atau eter..

*Teori Electro Magnet  Atom (TEMA): Setiap elektron yang mengitari inti atom pada orbitnya akan membangkitkan medan magnet orbit. Resultante dari medan magnet orbit menghasilkan medan magnet atom, sehingga setiap atom akan sebagai  electro magnet yang kedua kutub nya sama. Electro magnet merupakan fenomena Sub Alam Fisika  sehingga tidak menghasilkan eter,  namun dapat meng-induksi eter di-sekitar-nya menyebabkan medan magnet tetap atau medan magnet yang berubah-ubah.

*Teori Eter (TE): menyatakan eter terdapat diseluruh ruangan, termasuk ruangan hampa, sehingga dapat memindahkan gaya di ruangan hampa. karena dapat ter-induksi oleh kutub magnet, berdasar induksi magnet. Eter tidak dapat dibuktikan keberadaannya secara Science khususnya fisika karena bukan fenomena Sub Alam Fisika, namun dapat dijelaskan oleh Teori Eter Som Wyn dengan  menggunakan FSM atau Percobaan Gelang Magnet Som Wyn.

*Teori Eter Som Wyn (TESW): menyatakan eter atau eteric  adalah dipole magnet yang sepasang kutub-nya tidak sama besarnya, sehingga merupakan fenomena Sub Alam Transien, karena memiliki E#0. Eter dapat terinduksi oleh gaya magnet kutub magnet permanen maupun gaya magnet sebuah  electro magnet.

*Teori Penciptaan (TP): menyatakan segala yang ada berasal dari yang tidak ada dan ada yang mengadakan. Teori Penciptaan bertentangan dengan MS yang memandang semua yang ada  berasal dari yang tidak ada namun  keberadaannya terjadi secara kebetulan, tanpa ada yang mengadakan.

Teori Penciptaan telah dimasukkan dalam keranjang sampah oleh MS, karena dianggap tidak dapat diterima oleh akal, tetapi dipungut dan di- aktual-kan  oleh Teori Minimalis untuk menunjang SS.

TM dan SS  bukan hanya menggunakan akal saja, atau menggunakan dogma melainkan menggunakan akal budi.

*Teori Minimalis (TM):  menginformasikan Alam Semesta merupakan sebuah sistem tertutup dimana jumlah energi didalamnya tetap, yang berubah hanya kesadaran energi nya (dimensinya). Berdasarkan kesadaran energi didalamnya Alam Semesta dibagi menjadi 5 Sub Alam:

1. Sub Alam Gaib atau Sub Alam Dogma terisi oleh energi gaib x

2. Sub Alam Metafisika atau Sub Alam Fikir terisi oleh energi metafisika y

3. Sub Alam Transien atau Sub Alam Bawah Sadar terisi oleh energi astral

4. Sub Alam Fisika atau Sub Alam Nyata terisi oleh energi Fisika

5. Sub Alam Organisme atau Sub Alam Biologi terisi oleh bio energi.

Kelima Sub Alam tersebut berbaur menjadi satu secara acak, namun masing-masing energi di dalamnya memiliki dimensi yang berbeda.

*Teori Minimalis Plus  (TM+): menginformasikan adanya non energi di Alam Semesta, diantaranya adalah soul atau zeros (z). Non energi dapat keluar Alam Semesta tanpa mengurangi jumlah energi yang ada di Alam Semesta.

*Teori Som Wyn (TSW):  menginformasikan adanya microcosmos yang merupakan interaksi  antara body yang tersusun dari energi dengan soul yang memiliki kesadaran individual untuk mengurusi diri masing-masing sehingga tidak sepenuhnya bersifat alami sesuai dengan kesadaran macrocosmos yang  universal.

Teori Som Wyn menyatakan bahwa Tuhan Yang Maha Esa  adalah hasil akal budi manusia  berdasar keseimbangan dinamis antara akal dan batin ‘(><)’, berbeda dengan Tuhan Yang Maha Kuasa yang berdasar keseimbangan statis fikiran dan dogma  “(><)”

Teori Som Wyn menginformasikan adanya tujuh lapis microcosmos:  6 bertubuh body: 1. living organisme, 2. living astral body (spirit), 3. living dark body, 4. living bright body, 5. talent body yang immortal, 6. holly body yang immortal  dan 7. satu bertubuh non body yang tersusun dari non energy yang sanggup keluar dari Alam Semesta.

*Teori Paralogika (TP):  menginformasikan perihal living organisme  terdiri dari dua jenis:

1. Whiteblank Body yang merupakan interaksi vitalistik organisme dengan soul yang patuh pada Tuhan Yang Maha Kuasa sesuai dengan RS. WB hanya mengalami satu kehidupan duniawi, sesuai dengan RS.

2. Reinkarnated Body yang merupakan interaksi semi vitalistik antara organisme dengan spirit yang mandiri karena telah dibekali kesadaran macrocosmos oleh Tuhan Yang Maha Esa untuk mengurusi diri, jenis dan lingkungannya, sesuai dengan SS.  RB mengalami siklis hidup sebelum sanggup melepaskan mata kail antara soul  dengan astral body. Spirit merupakan interaksi vitalistik antara astral body dengan soul.

Teori Paralogika menggunakan komputer sebagai model organsime, user sebagai model spirit, cpu sebagai model otak, modem/router dan sejenisnya sebagai model sumsum tulang belakang dan otak kecil. Sebelum dapat dimanfaatkan komputer harus di program dasar oleh user, demikian juga sebelum dapat hidup organisme harus di program dasar oleh spirit. Penggunaan model nyata  dimaksud untuk mempermudah mengungkap rahasia living organisme.

* Teori Revolusi Som Wyn (TRSW):  menginformasikan bahwa manusia merupakan hasil revolusi microcosmos di bumi dalam tingkat living organisme.  Organisme manusia dan organisme lainnya berasal dari bumi sehingga secara biologi tubuh manusia mirip dengan kera, namun spirit yang mengendalikan manusia berasal dari galaksi lain yang peradabannya telah sangat maju.

Teori Revolusi Som Wyn  tidak menyangkal WB keturunan Nabi Adam dan Hawa yang berasal dari sorga sehingga berusaha kembali ke Sorga berdasar RS, namun yang sanggup keluar dari Alam Semesta menuju ke Alam Abadi untuk mencapai sorga hanya pengendali WB, yaitu soul yang sanggup meninggalkan Alam Semesta karena tidak memiliki unsur energi.

Teori Revolusi Som Wyn  hanya mengritisi Teori Evolusi Darwin (bukan menyangkal) dan menyatakan teori tersebut hanya berlaku untuk living organisme yang dikendalikan oleh spirit primitif yang harus melakukan evolusi untuk menyesuaikan diri dengan lingkungannya. Teori tersebut tidak berlaku untuk manusia sebagai living organisme paripurna.

Dalam hal organisme mungkin saja organisme manusia  mirip dengan organisme kera, sebab keduanya berasal dari bumi, bukan dari langit,  namun spirit yang mengendalikan manusia berbeda dengan yang mengendalikan kera. Kera hanya sanggup ber evolusi sedangkan manusia sanggup ber revolusi  baik organisme maupun spirit yang mengendalikan.

*Teori Evolusi Darwin (TED):  termasuk dalam MS sehingga tidak mengakui adanya pengendali living organisme, baik soul maupun spirit. Berdasar penyeledikan ilmiah terbukti banyak kemiripan antara organisme kera dengan organisme manusia. Teori Evolusi Darwin menyatakan semua living organisme berasal dari satu nenek moyang, sehingga ditafsirkan oleh RS manusia turunan kera. Pernyataan ini sangat menyinggung martabat manusia, terutama yang meyakini manusia turunan Adam dan Hawa sehingga diusahakan untuk diruntuhkan.

Teori Revolusi Som Wyn memanfaatkan akal budi manusia, bukan berdasar akal saja atau dogma saja, sehingga dapat meletakkan manusia secara proporsional dan diharapkan dapat menyelesaikan pertentangan antara MS dengan RS. Teori Darwin tidak dapat disangkal kebenarannya berdasar analisa organisme manusia dan kera. TED sangat dibutuhkan dalam MS khususnya dalam bidang biologi. Secara spiritual ilmiah  living organisme bukan sekedar organisme, melainkan ada yang mengendalikan, yaitu soul atau spirit.  Dengan  menggunakan akal budi (bukan hanya akal saja) dapat dibedakan antara mayat dengan manusia yang masih hidup, dapat dibedakan antara bangkai dengan binatang yang masih  hidup, dapat dibedakan antara kuda dengan kendaraan bermotor, antara fosil dengan batu.

*Spiritual Alami atau Natural Spirituality (NS): tahapan awal dari peradaban manusia saat manusia takut pada lingkungan baik alam maupun living organisme lainnya.

*Spiritual Religius atau Religious Spirituality (RS) :  tahapan  awal manusia sanggup berfikir “(>)  dapat menemukan penguasa Alam Semesta yaitu “tuhan”. Manusia berlindung dibawah  tuhan  (misalnya matahari)  sehingga berani menghadapi lingkungan baik macrocosmos maupun microcosmos, sehingga manusia tidak takut pada lingkungan melainkan  takut pada sesama manusia yang dianggap sebagai  wakil penguasa alam (misalnya Fir’aun) yang sanggup menentukan nasib manusia lainnya.

Kemudian manusia sanggup menyakini dogma (“<)  untuk mengimbangi fikiran”(>) sehimngga terjadilah  keseimbangan  fikiran dengan dogma “(><)”. Agar manusia dapat keluar dari penderitaan akibat perlakuan sesama manusia yang mengaku mewakili penguasa alam  maka dibutuhkan dogma adanya Tuhan sang pencipta alam yang lebih perkasa dibanding manusia yang mengaku mewakili tuhan.

Tuhan  menjanjikan kehidupan yang lebih baik bagi yang menaati perintah Nya dan menjahui larangan Nya. Tuhan dijadikan Sang Maha Kuasa karena sanggup menciptakan dunia dan isinya  berdasar  dogma (keyakinan)  yang memberi harapan untuk memperoleh kebahagian abadi, keluar dari kesengsaraan duniawi.  Syaratnya:  harus patuh pada  pada Nya dan menjauhi larangan Nya ,

Segala yang terjadi adalah  berdasar kehendak Nya, sehingga Tuhan identik dengan Tuhan Yang Maha Kuasa yang mengatur segalanya.

*Ilmu pengetahuan pemanfaatan materi atau Materialistic Science (MS): tahapan manusia sanggup memanfaatkan akalnya ‘(>) untuk membuat peralatan fisika sehingga sanggup memperluas pancaindera untuk mengakses Alam Semesta yang sangat luas dan isinya yang sangat halus yang tidak terakses oleh pancaindera. Manusia menganggap Tuhan Yang Maha Kuasa menghalangi kebebasan berfikir, berkeyakinan apalagi berbuat.Tuhan juga tidak terakses oleh pancaindera walaupun dibantu dengan peralatan fisika, sehingga diragukan keberadaannya menimbulkan faham agnotisme, kemudian berkembang menjadi atheisme.

MS sanggup menyediakan kenikmatan duniawi  walau hanya sementara, sedangkan agama langit menjanjikan kebahagiaan abadi hanya dapat  diterima berdasar iman , pengutan dogma dengan batin “(<<)’. Tiap agama memiliki iman masing-masing yang berbeda-beda sehingga memperlemah  RS dalam  menghadapi atheisme.

*Spiritual Ilmiah (SI) : Scientific Spirituality (SS): tahapan manusia sanggup memanfaatkan akal budinya, sehingga  mengakui adanya yang menyediakan segalanya yang tadinya dikira ada dengan sendirinya, tanpa ada yang menyediakan sesuai dengan MS, ternyata tidak semua yang ada sesuai dengan keinginan manusia, banyak yang tidak sesuai dengan yang diinginkan manusia, artinya ada yang mengungguli manusia yaitu Tuhan.

Berdasar akal budi  manusia berharap  adanya Tuhan  yang berbeda dengan Tuhan  versi RS  ( Tuhan Yang Maha Kuasa) yang mengatur segalanya. sehingga membelenggu kebebasan berkeyakinan, berfikir dan berbuat yang sangat bertentangan dengan MS.

*Tuhan Yang Maha Esa adalah hasil akal budi manusia yang dimaksud agar manusia menyadari adanya sang pencipta Alam Semesta namun tidak membelenggu kebebasan berfikir, berkeyakinan bahkan berbuat sepanjang dapat melakukan upaya  untuk mewujutkan keinginannya dan berani menanggung risikonya.

The founding father  bangsa Indonesia “menggagas” konsep Ketuhanan Yang Maha Esa berdasar akal budi, bukan dogma,  yang menjadi Sila Pertama dalam Pancasila untuk mempersatukan bangsa Indonesia yang majemuk.

*Tuhan : nama diri yang menjanjikan kehidupan  lebih baik  bagi umat Nya yang patuh pada Nya dan menghindari/menjauhi larangan Nya sesuai dengan RS.

*Tuhan Yang Maha Kuasa:  Tuhan yang mengatur segalanya atas kehendak Nya, akan memberikan pahala bagi yang menurut perintah Nya dan memberi sangsi bagi yang ingkar, sesuai dengan RS.

*tuhan: kata benda yang artinya sesuatu yang sanggup memberikan  yang diinginkan oleh yang mempertuhan dan menjauhkan/menghindarkan dari yang tidak diinginkan oleh yang mempertuhan. “tuhan” dapat berupa apa saja yang terakses oleh pancaindera tanpa atau dengan bantuan peralatan fisika atau yang tidak terakses oleh pancaindera. “tuhan” yang berupa benda sesuai dengan MS.

Iklan

Tentang Akung Ibnu

Kakek dengan duabelas cucu yang masih senang menulis. Semoga tulisan-tulisan ini bermanfaat.
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s