Pernah ada makhluk cerdas di Planet Mars ?

Pertanyaan: Bagaimana pendapat Akungibnu tentang isue  pernah ada peradaban setara manusia , bahkan melebihi peradaban manusia saat ini di Planet Mars?

Jawaban: Pertama akung kutipkan pesan leluhur suku Jawa: Aja gumunan lan gampang percaya, ning ya aja maido apa meneh nggeguyu apa sing durung kok ngerteni,  jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia: Jangan terperangah  dan mudah percaya, namun  jangan menganggap mustahil apa lagi mencemooh sesuatu yang belum kau ketahui.

Dalam menyikapi “isue” yang menyatakan:  pernah ada peradaban setara manusia , bahkan mungkin melebihi peradaban manusia saat ini di Planet Mars akung menggunakan akal budi, bukan dogma atau iman, juga bukan berdasarkan MS yang beranggapan isi Alam Semesta hanya materi.

TM  adalah penunjang SS yang  berdasarkan penggunaan akal budi (kesimbangan akal dan batin/budi)  berbeda dengan RS  yang menggunakan   keseimbangan fikiran dan dogma. Agama langit bahkan menggunakan iman, penyatuan/penguatan dogma dengan batin, sehingga hanya  memanfaatkan logika keyakinan (tidak  mengaitkan antara pengambilan kesimpulan dengan argumentasi ilmiah/masuk akal ), cukup mempercayai dan meyakini. berdasar dogma atau iman masing-masing.

MS mengunakan akal hingga sanggup menciptakan  peralatan fisika untuk memperluas kemampuan pancaindera ,  menggunakan logika fikir yang mengambil kesimpulan berdasar bukti nyata yang sanggup terdeteksi oleh pancaindera dan peralatan fisika sebagai argumentasinya.

Akung akan menganalisa fenomena  “aneh” tapi nyata  berdasar SS, bukan berdasar RS maupun MS. Oleh karena itu  akung perlu membedakan terlebih dulu tingkat peradaban manusia yang berlangsung sangat cepat sehingga tumpang tidih, yaitu NS,RS,MS dan SS..

Menurut Teori Paralogika (TP)  living organisme hanya mungkin terjadi di bagian Alam Semesta yang memiliki biosfera, namun  menurut Teori Som Wyn (TSW)  ada living body yang sanggup hidup dibagian Alam Semesta yang tidak memiliki biosfera, diantaranya spirit.

Spirit sanggup melanglang ke segenap penjuru  Alam Semesta karena tidak memiliki massa namun memiliki tubuh astral yang sanggup memanfaatkan energi transien (diantaranya cahaya). Spirit adalah hasil interaksi vitalistik antara soul dengan astral body, sehingga soul yang menyatu dengan astral body   tak mungkin meninggalkan Alam Semesta sebelum melepas mata kail  dengan  tubuh astralnya.

Spirit sanggup melanglang ke segenap penjuru Alam Semesta namun tidak mungkin meninggalkan Alam Semesta karena bertubuh energi transien. Tujuan spirit melanglang ke segenap Alam Semesta untuk memperoleh organisme baru dengan tujuan dimanfaatkan (dikendalikan) agar spirit bukan hanya sanggup memanfaatkan energi transien melainkan sanggup memanfaatkan  berbagai jenis  energi, diantaranya energi fisika dan bio energi sesuai dengan SS.

Soul  termasuk Non Energi, sehingga sanggup keluar dari Alam Semesta menuju Alam Abadi sesuai dengan RS, khususnya  Agama Langit. Soul sepenuhnya patuh pada Tuhan Yang Maha Kuasa sehingga walau sanggup meninggalkan Alam Semesta namun sebelum dikehendaki oleh Tuhan YMK akan sabar menanti dalam ujut Non Body.

Saat ini manusia telah sanggup mengirim kendaraan bermassa ke berbagai penjuru Alam Semesta untuk mengmulkan  informasi guna  menguak rahasia Alam Semesta. Planet Mars masih dalam jangkauan kendaraan bermassa sehingga dapat  mengambil sample dari  Planet Mars untuk menyimpulan ada tidaknya organisme atau living organisme di palnet ini . Jika terdapat organisme  atau living organisme di Planet  Mars menurut Teori Paralogika pasti di Mars terdapat biosfera yang memungkinkan adanya organisme atau  living organisme di  Planet Mars. Tanpa adanya biosfera tak mungkin terjadi living organisme, namun manusia sanggup membuat biosfera tiruan untuk menunjang kehidupan living organisme.Makhluk yang setaraf manusia apalagi yang lebih cerdas dari manusia pasti sanggup membuat biosfera tiruan, namun dalam wilayah sangat terbatas. Makhluk cerdas tidak mustahil hidup di mana saja,namun bukan secara alami.

Jika tidak ditemukan organisme atau living organisme adanya biosfera alami  dapat terdeteksi dari adanya unsur-unsur fisika dan non fisika  yang sangat penting dalam pembentukan organisme yang memungkinkan terjadinya living organisme, misalnya:  air, oksigen, unsur kimia pembangun organisme, suhu yang tidak terlalu tinggi dan terlalu rendah, distribusi cahaya secara periodik (terjadi siang dan malam), tiadanya unsur-unsur yang merugikan living organisma, misalnya  radiasi nuklir, tekanan udara yang terlalu tinggi atau terlalu rendah, suhu tidak ekstrim, dan masih segudang lagi persyaratan  wilayah agar  memiliki biosfera. Itulah sebabnya bumi yang bagaikan debu di Alam Semesta teramat penting bagi living organisme karena sangat langka.

Ada berbagai teori dan keyakinan  asal usul manusia, namun  Teori Paralogika menyatakan bahwa ada dua jenis living organisme , termasuk manusia di bumi yang bagaikan debu, yaitu Whiteblank Body yang merupakan interaksi vitalistik organisme dengan soul dan Reinkarnated Body yang merupakan hasil interaksi semi vitalistik organisme dengan spirit. Keduanya hanya mungkin hidup di wilayah yang memiliki biosfera.

Terlalu apriori menyimpulkan adanya peradaban setara apa lagi yang melebihi peradaban manusia di planet yang sangat dekat  dengan bumi. Bumi bagaikan debu di Alam Semesta namun sangat langka, sehingga dipenuhi oleh living organisme. Jika memang benar planet Mars memiliki biosfera merupakan kabar baik bagi manusia sebab dapat dimanfaatkan untuk berimigrasi ke planet yang jauh lebih  besar dan lebih luas dari bumi.

Iklan

Tentang Akung Ibnu

Kakek dengan duabelas cucu yang masih senang menulis. Semoga tulisan-tulisan ini bermanfaat.
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s