Psychominimalis bertentangan dengan psychology?

Pertanyaan: Psychominimalis menganggap manusia dikendalikan oleh soul atau  spirit  yang tidak dikenal dalam ilmu pengetahuan, sehingga bertentangan dengan spychology yang ilmiah. Dengan memandang manusia ada yang mengendalikan yang bukan bagian dari proses biologi artinya jiwa tidak lagi merupakan bagian dari “badan”/ yang merupakan proses biologi. Psychominimalis mengacaukan disiplin psychology, sebab menjadikan spychology rancu dengan mistik yang tidak ilmiah.

Bagaimana tanggapan anda?

Jawaban: Itulah sebabnya saya menyatakan bahwa manusia berbeda dengan binatang walau fisiknya mirip, bahkan hampir sama, namun manusia bukan termasuk binatang.  Apa yang membedakan? Yang mengendalikan manusia berbeda dengan yang mengendalikan binatang.

Secara awam namun ilmiah: mobil dengan kuda berbeda dalam hampir segalanya: bahan pembuatannya lain,  yang satu hasil tehnologi yang lainnya langsung berasal dari bahan alami, yang membuat juga lain yang satu manusia yang lain belum sanggup dibuat oleh manusia. Bagaimana membedakan  manusia dengan binatang hanya berdasar organismenya? Psychology akan terjerumus jika tidak memperhatikan kedua perbedaan tersebut, sehingga  manusia dipandang turunan kera jika  keduanya sekedar dipandang dari proses biologi, tanpa memperhatikan proses kemampuan spiritualnya.

Secara ilmiah dapat dibuktikan  organisme kera banyak kemiripannya dengan organisme manusia, bahkan  organisme simpansi 98  % mirip manusia, namun  IQ,EQ.SQ dan LQ simpansi mustahil diklafisikasikan berdasar standard manusia.

Teori Revolusi Som Wyn membedakan manusia dengan kera bukan berdasar fisik atau organisme, melainkan berdasar yang menumbuhkan dan yang mengendalikan atas dasar spiritualisme.  Kera mungkin saja tubuhnya mirip manusia, namun yang menumbuhkan dan yang mengendalikan jelas berbeda, ini dapat dibuktikan berdasar perkembangan peradabannya. Manusia merupakan penghuni dunia paling muda, kenyataan peradaban manusia berkembang secara revolusioner sedangkan kera berkembang secara evolusioner. Binatang/kera berkembang sesuai dengan Teori  Evolusi Darwin, harus menyesuaikan diri dengan lingkungan dan diseleksi oleh  alam, mereka “pengikut” setia alam, pejah gesang nderek alam.   Manusia  berguru pada alam, bukan pengikut setia melainkan murid alam  yang kritis sehingga dapat  memanfaatkan semua yang disediaan oleh  Tuhan YME dalam lingkungannya.

Pada umumnya proses alami berjalan secara lambat (evolusi) namun dalam sejarah kelahirannya,   Sub Alam Fisika juga melakukan proses revolusi , misalkan fenomena Bigbang.

Bumi bagaikan debu di Alam Semesta namun sangat langka, karena memiliki biosfera yang memungkinkan adanya living organisme, manusia juga bagaikan debu di Bumi yang mula-mula juga sangat langka, namun dapat berkembang pesat berkat dikembangkan dan dikendalikan oleh spirit yang berasal dari galaksi lain yang peradabannya telah maju.

Psychologi tak mungkin menjelaskan asal usul manusia di bumi, sebab berdasar Science organisme  memiliki massa sehingga sangat sulit melakukan migrasi ke planet-planet yang  masing-masing memiliki gaya gravitasi, sehingga sesuatu yang bermassa sangat sulit melawan gaya gravitasi.

Agama meyakini manusia berasal dari sorga hingga berusaha untuk kembali ke sorga. Namun secara ilmiah yang mungkin kembali ke sorga hanya rohnya, bukan fisiknya.

Scientific Spirituality (SS)  dapat menjelaskan bahwa organisme manusia berasal dari bumi, hingga  sulit meninggalkan bumi,  namun yang mengendalikan (spiritnya) berasal dari galaksi lain yang peradabannya telah sangat maju. Mengapa? Spirit memiliki energi untuk melakukan aktivitas namun tak memiliki massa sehingga sanggup melanglang ke segenap penjuru Alam Semesta di Sub Alam Transien.

Spirit memiliki unsur energi sehingga menurut TM tak mungkin keluar dari Alam Semesta, sehingga  spirit akan terus berkutat di Alam Semesta untuk memperoleh organisme baru. Dimana terdapat bagian Alam Semesta di Sub Alam Organisme yang memiliki biosfera disitu pasti terdapat living organisme, namun dapat saja sangat primitif atau sebaliknya sangat tinggi peradabannya.

Psm adalah bagian dari TM sehingga bermanfaat untuk menjelaskan sesuatu yang sulit dijelaskan dengan teori-teori yang telah ada, diantaranya: mengapa manusia berbeda dengan living organisme lainnya, mengapa peradaban manusia berkembang secara revolusioner.

Dalam Psychology dikenal istilah IQ, EQ dan SQ, namun tak dijelaskan mengapa  sesama manusia kecerdasannya berbeda, kepekaan  perasaannya berbeda dan kemampuan hidup bermasyarakat juga berbeda? Jika manusia sekedar organisme yang “hidup” berdasar proses biologi dan hanya membutuhkan energi fisika untuk melakukan aktivitasnya mengapa sesama manusia memiliki kecerdasan berbeda, perasaan berbeda dan kemampuan hidup dalam masyarakat juga berbeda?

Menurut Psm: manusia dianugerahi

a. fikiran yang berkembang menjadi nalar dan akal,

b. keyakinan yang  alami (dogmatis)  dan universal berkembang menjadi batin yang individual namun ilmiah.

cpancaindera yang sangat terbatas menjadi hampir tak terbatas karena sanggup pemanfaatan peralatan fisika.

d. kemampuan bawah sadar yang berkembang dari  memingat mimpi menjadi ilham,  instink menjadi intuisi…………….

Secara ilmiah dapat dibuktikan kemampuan manusia sangat berbeda dengan kemampuan living organisme lainnya. Mengapa demikian?

Teori Paralogika memanfaatkan komputer sebagai model organisme dan spirit  atau soul sebagai model user dengan tujuan lebih mudah menjelaskan “rahasia” living organisme, khususnya manusia, dalam perilaku , sifat dan kemampuannya.

Komputer dan living organisme  membutuhkan  masukan berupa “energi” untuk dapat melakukan aktivitas, dalam hal komputer yang dibutuhkan adalah energi listrik dalam hal living organisme pada umumnya yang dibutuhkan  bio energy dan energi fisika.  Ada living organisme yang dapat bertahan hidup hanya  dengan bio energi  dan energi fisika (misalnya virus dan sel hidup) , namun manusia……….. membutuhkan berbagai energi, yaitu: a.energi gaib yang dibutuhkan untuk mensuply kebutuhan aktivitas batin/emosi (EQ) .

b. energi metafisika untuk mensuply aktivitas  fikiran/kecerdasan (IQ) .

c. energi fisika dan bio energi  untuk mensuply kebutuhan aktivitas tubuhnya( berkembang dari sigote hingga dewasa) dan sanggup hidup dalam suatu masyarakat (SE) dan lingkungan hidup.

d.energi transien   bermanfaat agar manusia tetap hidup saat aktivitas otak beristirahat (LQ= Latent Quetient) disamping untuk mengembangkan mimpi menjadi inspirasi, instink menjadi intuisi.

Dalam Teori Paralogika: Otak dimodelkan sebagai CPU. Sebelum sebuah komputer dapat berfungsi harus diberikan program dasar oleh user yang bertindak sebagai programmer. Apakah  organisme sanggup memprogram dirinya sebagai bagian dari macrocosmos yang universal dan alami,   tanpa ada yang memprogram saat menjadi individu yang  mandiri dalam ujut microcosmos? Siapa yang bertindak sebagai programmer sehingga living organisme berbeda-beda kemampuannya, sifat dan perilakunya sehingga tidak lagi berlaku natural  dan universal?

Program dasar sebuah komputer sangat menentukan kemampuan komputer dalam menerima masukan untuk diolah berdasar program terapan. Hardware memang ikut menentukan kemampuan sebuah komputer, namun software berperan penting dalam pengolahan data dan pengambilan kesimpulan untuk dieksekusi sedangkan hardware lebih dibutuhkan sebagai alat/wadah  untuk berlangsungnya sebuah program. Yang paling menentukan adalah programmernya!

Dalam hal komputer programmer sering tidak menjadi user, sedangkan dalam hal living organisme soul maupun spirit berperan  multi fungsi, sebagai programmer, user,pengembang ………….hingga tehnisian.

Psm. tidak bertentangan dengan Psl melainkan  “mengimbangi” agar dapat mengisi celah-celah yang tak tersentuh oleh  Psl.   akibat  “terbelenggu” oleh MS yang monolistik. Psm adalah bagian dari TM, sedangkan TM merupakan penunjang SS yang dualistik.

 

 

Iklan

Tentang Akung Ibnu

Kakek dengan duabelas cucu yang masih senang menulis. Semoga tulisan-tulisan ini bermanfaat.
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s