Apa beda informasi dengan spirit?

Pertanyaan: Mohon dijelaskan secara ilmiah: beda informasi dengan spirit.

Jawaban: Akung pernah menjelaskan pada tulisan-tulisan sebelumnya perbedaan informasi dengan spirit, namun agar lebih gamblang akung akan menjelaskan lebih mendetil.

1. Informasi termasuk fenomena macrocosmos  body yang tersusun dari energy,  diantaranya berupa astral body.

Karena tak memiliki massa namun memiliki energi. Informasi merupakan penghubung universal antar ruang dan antar waktu bagi “individu” energi (x dan y) baik dalam Sub Alam yang sama ( energi yang sejenis) atau Sub Alam yang berlainan ( energi berbeda jenisnya ) agar sanggup melakukan interaksi secara penggabungan (+) atau penyatuan (*)
Informasi terdapat diseluruh Alam Semesta karena dibekali kesadaran untuk mengurusi diri, jenis dan lingkungan masing-masing oleh Tuhan YME.
Menurut TM energi semu lainnya dapat saling memberikan informasi, namun akibat berbeda kesadarannya (dimensinya) hubungannya  dibatasi oleh masing-masing dimensinya.

Setelah membentuk rantai tertutup energi barulah dapat memasukti dimensi lain sebab telah melepaskan diri dari kesadaran/dimensi Sub Alamnya. Hal ini dapat dijelaskan oleh TM bahwa rantai terbuka energy terikat pada dimensi Sub Alam masing-masing , namun saat telah membentuk rantai tertutup menjadi tak terikat lagi pada Sub Alamnya, hingga sanggup memasukti Sub Alam Lainnya.

Dari Peta Energi dan Non Energi  Alam Semesta versi TM dapat divisualisasikan garis energi (E=-x, E=y dan E=0)  bertemu di pusat kordinat 000, yang menyimpang adalah bidang energi transien E = -x + y , seakan  melintasi titik 000, namun menurut TM spectrum energi  E= – x + y  transien harus memiliki x#0, y#0 dan E#0, ini artinya titik 000 tak merupakan bagian dari spectrum energi transien.

Atas dasar keunikan energi transien (  eter ) yang membentuk astral body dan gelombang pembawa ( EMW )  ke seluruh penjuru Alam Semesta tanpa melewati titik 000 ini  TM menyatakan bahwa astral body merupakab informasi khusus  yang dapat  dibawa oleh EMW (termasuk cahaya), sebab  ada link (kaitan) dengan gelombang EMW, sehingga   sanggup menghubungkan berbagai jenis energi  di seluruh Alam Semesta tanpa melewati titik 000. Hal ini berbeda dengan ketiga jenis energi lainnya yang harus melewati titik 000.

2. Spirit atau living astral body merupakan  hasil interaksi vitalistik antara astral body dengan soul.

Spirit termasuk fenomena Sub Alam Transien karena memiliki tubuh astral yang dibangun oleh energi transien (eter).

Menurut Teori Som Wyn (TSW)  soul (z # – x + y ) merupakan bagian dari non energy sehingga tak mungkin difahami oleh manusia, kecuali lewat dogma, namun saat telah melakukan interaksi dengan body yang dibangun oleh energy membentuk microcosmos menjadi sanggup dimengerti oleh kemampuan manusia lewat body yang dibangun oleh energy.

Ada tujuh lapis microcosmos:

1. living organisme atau living biobody  yang bertubuh organisme yang memiliki massa sehingga dapat terdeteksi lewat pancaindera dan peralatan fisika, namun terbelenggu oleh gaya gravitasi.

2.living astral body atau spirit yang bertubuh astral yang tak memiliki massa dan hanya membutuhkan ruang semu, sehingga tak terdeteksi oleh pancaindera.  Spirit sanggup melanglang ke segenap penjuru Alam Semesta di wilayah Sub Alam Transien. Spirit saat ini hanya terdeteksi oleh kemampuan bawah sadar, namun karena dibangun oleh eter yang memiliki kutub magnet maka suatu saat akan dapat terdeteksi oleh peralatan fisika canggih sebagai halnya informasi yang kini telah sanggup dipindahkan/disebar luaskan dengan memodulsi gelombang pembawa (EMW).

Menurut TM spirit merupakan penghubung antar ruang dan antar waktu pada individu  living organisme yang berupa Reinkarnated Body. Saat  RB ditinggalkan pengendalinya, yaitu spirit, maka organisme akan terdaur ulang  kembali sebagai bagian dari macrocosmos (energy), sedangkan spirit akan menjadi living astral body (tak lagi bertubuh organisme). Living astral body memiliki tubuh astral yang tidak memiliki massa sehingga sanggup berkelana ke segenap penjuru Alam Semesta di Wilayah Sub Alam Transien.

Spirit  dalam ujut living astral body memiliki kesadaran laten, namun  hanya sanggup memanfaatkan energi transient (eter) diataranya cahaya sehingga  Spirit akan berusaha untuk memperoleh organisme baru agar sanggup memanfaatkan berbagai jenis energi.

Jika living astral body maupun spirit  melepas ikatan mata kail dengan astral body yang dibangun oleh trans enery , maka akan menjadi non body yang bertubuh non energi sehingga siap meninggalkan Alam Semesta menuju Alam Abadi karena non body tak memiliki unsur energi lagi.

Jadi kesamaan informasi khusus dengan spirit  keduanya memiliki unsur eter, bukan quantum minimalis atau quantum eteric, bedanya informasi merupakan fenomena macrocosmos sedangkan spirit merupakan fenomena microcosmos.  Saat ini adalah zaman informasi, sebentar lagi akan memasukti zaman spirit lewat Scientific Spirituality. (SS).

Fiksi ilmiah Blackhole adalah prediksi bahwa suatu saat manusia sanggup memanfaatkan spirit untuk mendapatkan informasi dari seluruh Alam Semesta, dengan kendaraan tak bermassa yang dinamakan CSPN,  bukan lagi   hanya lewat peralatan fisika yang memanfaatkan energi cahaya atau  EMW, yang kecepatannya c (berdasar Teori Relativitas), melainkan memanfaatka Gelombang Som Wyn yang kecepatannya melebihi c saat manusia telah sanggup mendeteksi eter dan memanfaatkannya, lebih-lebih saat dapat memanfaatkan spirit.

Iklan

Tentang Akung Ibnu

Kakek dengan duabelas cucu yang masih senang menulis. Semoga tulisan-tulisan ini bermanfaat.
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s