Psychologi versus Psychominimalis.

Pertanyaan: Pak de Ibnu  mengakui memiliki kepribadian ganda sehingga dapat berkomunikasi dengan Som Wyn. Mungkinkah seorang manusia dapat berdialog dengan dirinya sendiri dan menyadari bahwa yang berdialog itu dua “insividu” dalam satu tubuh. Mohon dijelaskan!

Jawaban: Kepribadian ganda dalam ilmu jiwa (psychologi) dipandang  sebagai penyimpangan kepribadian bahkan dianggap sebagai penyakit kejiwaan. Pak de tidak mempelajari psychologi, namun menurut pak de ada pencampur adukan antara: kepribadian ganda, kepribadian terpecah dan alter ego. Pak de pernah menulis tentang ketiga istilah tersebut, silakan baca tulisan mengenai hal itu: “Kepribadian ganda, kepribadian terpecah dan alter ego.” Analisa pak de atas dasar Teori Minimalis khususnya berdasar psychominimalis, namun pak de menyertakan penjelasan berdasar psychologi.

Ada baiknya pak de  kutibkan tulisan dari berbagai sumber:

Education life-Bismillahirrahmanirrahim, Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh….
Hmm, kepribadian ganda? Apa sih itu kepribadian ganda?
Apa sih ciri-ciri seseorang yang memiliki kepribadian ganda?
Nah, kali ini saya akan mencoba membahas sekaligus menjawab kedua pertanyaan di atas yuk, simak baik-baik artikel ini agar pengetahuan dan wawasan teman-teman bertambah! Selamat membaca!

                                                       Apa sih itu Kepribadian Ganda?

Kepribadian ganda atau yang biasa disebut dengan alter ego (bahasa latinnya “aku yang lain”) merupakan suatu keadaan dimana kepribadian seorang individu terpecah sehingga muncul kepribadian yang lain. Dengan kata lain, bahwa seorang individu yang menderita kepribadian ganda memiliki pribadi lebih dari satu ataupun memiliki 2 pribadi sekaligus.

Kadang, si penderita tidak tahu bahwa ia memiliki kepribadian ganda, dua pribadi yang ada dalam satu tubuh ini juga tidak saling mengenal dan lebih parah lagi kadang-kadang dua pribadi ini saling bertolak belakang sifatnya.

Namun , ada kasus penyembuhan diamana 2 pribadi ini saling mengenal dan mereka melakukan Sinkornasi (menyelaraskan pola pikir, sifat dan tujuan mereka dalam melakukan suatu hal).Tapi, biasanya mereka mengadakan perjanjian dan syarat tertentu yang telah disepakati terlebih dahulu sebelum mereka melakukan Sinkornasi.

Penderita yang telah melakukan Sinkornasi akan terlihat layaknya manusia normal dan memiliki banyak keahlian. Hal ini terjadi dikarenakan kepribadian si penderita yang lain mempunyai sifat dan keahlian tersendiri, sehingga ketika si kepribadian asli tidak bisa melakukan sesuatu hal yang bisa dilakukan kepribadian lainnya, ia akan bertukar dengan kepribadian yang ahli dalam hal itu untuk diandalkan dalam menyelesaikan hal tersebut.

Apa sih ciri-ciri seseorang yang memiliki kepribadian ganda?

Ada banyak ciri-ciri seseorang yang memiliki kepribadian ganda, namun yang paling umum ada 5, yaitu:

  • Pengidapnya memiliki dua atau lebih identitas atau kesadaran yang berbeda.
  • Kepribadian ini secara berulang mengambil alih perilaku orang tersebut atau disebut dengan Switching.
  • Gangguan-gangguan yang terjadi pada pengidapnya tidak disebabkan karena efek psikologis dari substansi, seperti alkohol, obat-obatan, atau karena kondisi media seperti demam.
  • Pengidapnya memiliki ketidakmampuan untuk mengingat informasi penting yang berhubungan dengan dirinya.
  • Rata-rata pengidap Kepribadian ganda /DID (Dissociative Identitiy Disorder) 98% mengalami amnesia. 

Terdapat banyak sekali kasus kepribadian ganda, salah satunya yang dialami oleh Shirley Ardell Marson. Ia diketahui memiliki 16 kepribadian yang berbeda,yaitu: Clara, Helen, Marcia, Marjorie, Mary, Mike (laki-laki), Nancy Lou Ann Baldwin, Peggy Ann Baldwin, Peggy Lou Baldwin, Ruthie, Sid (laki-laki), Sybil Ann, Sybil Isabel Dorsett, Vanessa Gaile, Victoria Antoniette Shcarleu (Vicky) dan kepribadian terakhir yang tak diketahui namanya.

Cornelia Wilbur, psikolog yang memeriksanya mengatakan ,”16 identitas ganda yang dimiliki oleh Shirley berasal dari trauma masa kecilnya akibat sering disiksa oleh ibunya.”Kisahnya diceritakan oleh Cornelia Wilbur dan dijadikan buku pada tahun 1973 dan menjadi Best Seller. Di dalam buku itu,nama Shirley Ardell Marson disamarkan menjadi Sybil Isabel Doursett guna menyembunyikan identitasnya.

Hal ini berarti bahwa, proses disoisasi pada anak yang mengarah kepada kelainan DID/Kepribadian ganda teridiri dari 2 proses psikologis. Contohnya pelecehan sexual yang dialami oleh seorang anak perempuan, seperti yang disampaikan oleh Collin Rose penulis buku The Osiris Complex.

CIRI CIRI KEPRIBADIAN GANDA

Dissociative Identitiy Disorder (DID) atau kepribadian ganda didefinisikan sebagai kelainan mental di mana seseorang yang mengidapnya akan menunjukkan adanya dua atau lebih kepribadian yang masing-masing memiliki nama dan karakter yang berbeda.
Mereka yang memiliki kelainan seperti ini sebenarnya hanya memiliki satu kepribadian, namun si penderita akan merasa kalau ia memiliki banyak identitas bila mendapati cara berpikir, temperamen, tata bahasa, ingatan, dan interaksi terhadap lingkungan yang berbeda-beda.
Colin Ross, penulis buku The Osiris Complex, mengatakan bahwa proses disosiasi pada anak yang mengarah kepada kelainan DID terdiri dari dua proses psikologis.
Contohnya yaitu pelecehan seksual yang dialami oleh seorang anak perempuan. Untuk mengetahui lebih dalam mengenai pengidap kepribadian ganda, sebaiknya Anda perlu mengetahui ciri-cirinya sebagai berikut :
  1. Pengidapnya memiliki dua atau lebih identitas atau kesadaran yang berbeda.
  2. Kepribadian-kepribadian ini secara berulang mengambil alih perilaku orang tersebut atau disebut dengan switching.
  3. Pengidapnya memiliki ketidakmampuan untuk mengingat informasi penting yang berhubungan dengan dirinya.
  4. Gangguan-gangguan yang terjadi pada pengidapnya tidak disebabkan karena efek psikologis dari substansi, seperti alkohol, obat-obatan, atau karena kondisi media seperti demam.
Keempat ciri di atas, yang paling mudah dikenali bahwa orang itu pengidap kepribadian ganda adalah mereka yang tidak mampu mengingat informasi penting yang berhubungan dengan dirinya. Pengidap DID 98 persen mengalami amnesia.
Contohnya ketika kepribadian aslinya kembali, ia tidak bisa mengingat apa yang telah terjadi sebelumnya. Terdapat banyak kasus mengenai pengidap kepribadian ganda, salah satunya yang dialami oleh Shirley Ardell Mason. Ia terungkap telah memiliki 16 kepribadian yang berbeda, diantaranya Clara, Helen, Marcia, Vanessa, Ruthi, Mike (Pria), Sid (Pria), dan lain sebagainya.
Cornelia Wilbur, psikolog yang memeriksanya mengatakan, “16 identitas yang dimiliki Shirley berasal dari trauma masa kecil akibat sering disiksa oleh ibunya.” Kisahnya, diceritakan oleh Cornelia Wilbur dan dijadikan buku yang menjadi best seller pada tahun 1973. Dalam buku itu, nama Shirley disamarkan menjadi Sybil Isabel Dorsett untuk menyembunyikan identitasnya.
Kepribadian Ganda adalah dimana suatu keadaan seseorang yang kepribadian individunya terpecah sehingga muncul kepribadian – kepribadian yang lainnya. atau seseorang yang memilki kepribadian lebih dari satu kepribadian, 2 kepribadian yang terdapat dalam satu tubuh manusia ini tidak saling mengenal satu sama lainnya dan sifatnya saling berlawanan, masalah kepribadian ganda banyak terjadi dan sudah banyak yang terungkap di dunia.
Tetapi hal tersebut tidak bisa mengurangi banyaknya seseorang yang berkepribadian ganda karena penderita kepribadian ganda sendiri pun tidak mengetahui apa yang terjadi pada dirinya, bila seseorang yang merasa bahwa mengalami kepribadian ganda akan tetapi seseorang tersebut masih menyadari akan perpindahan kepribadiannya maka seseorang tersebut tidaklah mememiliki kepribadian ganda. pada abad baru para psikolog menamakan kepribadian ganda Multiple Personality Disorder. seiring perkembangan waktu dan pro kontra diubah menjadi Dissociative Identity Disorder.
Kepribadian Ganda, Benarkah itu Nyata?
Fenomena kepribadian ganda, benarkah itu nyata? Saya yakin diantara pembaca setia blog ini pasti ada yang masih bertanya-tanya apakah seseorang yang memiliki lebih dari satu kepribadian atau seringkali disebut kepribadian ganda itu benar-benar nyata.
Bagaimana mungkin dalam satu tubuh dan satu otak seakan-akan terdapat dua jiwa atau lebih? Untuk itulah saya menulis artikel ini, mari coba kita ungkap mengenai hal ini.
Menurut wikipedia bahasa indonesia disebutkan bahwa kepribadian ganda atau elter ego adalah suatu keadaan di mana kepribadian individu terpecah sehingga muncul kepribadian yang lain.
Dalam bahasa yang lebih sederhana bisa dikatakan bahwa ada 1 orang yang mempunyai kepribadian lebih dari satu atau mempunyai 2 kepribadian sekaligus. Adakalanya si penderita tidak tahu atau tidak menyadari kalau ia memiliki kepribadian ganda, dua pribadi yang terdapat dalam satu tubuh ini juga tidak saling mengenal satu sama lainnya dan lebih parahnya lagi adakalanya dua pribadi ini saling bertolak belakang/berlawanan sifatnya.
Kasus orang yang memiliki kepribadian ganda sudah cukup banyak yang terungkap. Yang tidak terungkap mungkin bisa lebih banyak lagi. Dan bisa jadi mereka ada di sekitar kita, atau mungkin kita sendiri.
Orang yang memiliki kepribadia ganda tidak akan menyadari perpindahan kepribadiannya tersebut. Jadi, saat dia menjadi pribadi A maka dia merasa menjadi Si A. Sebaliknya ketika menjadi pribadi B maka dia merasa dirinya adalah si B.
Jika ada orang yang merasa bahwa dia memiliki kepribadian ganda akan tetapi dia masih menyadari akan kepindahan kepribadiannya dari satu kepribadian ke kepribadian yang lain maka orang tersebut tidaklah mememiliki kepribadian ganda. Bisa jadi itu adalah apa yang sering disebut sebagai “suara hati” yang seakan-akan sering dalam diri kita ingin melakukan sesuatu akan tetapi di pikiran kita terdapat penentangan untuk melakukannya. Dan ini lumrah terjadi pada banyak orang.
Fenomena kepribadian ganda dulunya sering dikaitkan dengan kerasukan setan. Akan tetapi pada abad 20 ini para psikolog menyebut fenomena ini dengan istilah Multiple Personality Disorder (MPD). Seiring dengan perkembangannya akhirnya istilah tersebut dirasa kurang sesuai sehingga berubahlah menjadi Dissociative Identity Disorder (DID).
Jika anda bertanya-tanya apakah fenomena kepribadian ganda (Dissociative Identity Disorder) ini nyata? Maka jawabnya adalah sebagian besar psikolog masa kini mengakui keberadaan multiple personality ini, akan tetapi sebagian yang lain masih menolak untuk mengakui keberadaannya meski sudah banyak kejadian seseorang yang mengalaminya. Itu karena mereka beranggapan bahwa DID tak lain hanyalah false memory.
Apakah penyebabnya sehingga seseorang bisa memiliki kepribadian ganda? Penyebabnya masih belum dapat dipastikan, akan tetapi rata-rata para psikolog sepakat bahwa penyebabnya pada umumnya adalah akibat trauma masa kecil.
Ciri-ciri kepribadian ganda :
  • Harus terdapat 2 atau lebih identitas atau kesadaran yang berbeda pada diri orang tersebut.
  • Kepribadian-kepribadian yang ada tersebut secara berulang mengambil alih perilaku orang tersebut (Switching).
  • Adanya ketidakmampuan untuk mengingat informasi penting yang berkaitan dengan dirinya yang terlalu luar biasa bila dianggap sekedar lupa biasa.
  • Gangguan-gangguan yang terjadi ini tidaklah terjadi akibat efek psikologis dari substansi seperti alkohol atau obat-obatan atau karena kondisi medis misalnya demam.
Fakta dari kepribadian ganda adalah 98 persen mereka yang mengidap DID mengalami amnesia ketika sebuah identitas muncul (switching). Ketika kepribadian yang utama berhasil mengambil alih kembali, ia tidak dapat mengingat apa yang telah terjadi saat identitas yang sebelumnya berkuasa.
Yang menarik adalah jika benar fenomena kepribadian ganda hanyalah sebuah false memory, maka bisakah mereka menjelaskan apa yang terjadi pada kasus Billy Milligan? Pria ini ketika menjalani tes kejiwaan diketahui bahwa memiliki 24 identitas berbeda.
Ketika menjalani interogasi akibat suatu kejahatan yang dia lakukan, ada sebuah identitas yang mengakui perbuatannya dan dia adalah seorang wanita. Identitasnya yang lain diantaranya Arthur yang mempunyai pengetahuan luas dan berkebangsaan inggris.

Anehnya, meskipun billy sama sekali tidak pernah belajar soal medis, saat menjadi Arthur dia bisa mengungkapkan keahliannya dalam hal medis. Hal aneh lainnya terjadi ketika dia berpindah kepribadian menjadi Ragen yang bisa berkomunikasi dalam bahasa Serbia Kroasia, padahal billy tidak pernah mempelajari bahasa tersebut. Hal tersebut masih menjadi misteri yang belum terpecahkan hingga saat ini, kecuali dengan menyimpulkan bahwa dia kerasukan setan, bukannya mengalami DID

Dari kutipan diatas secara psychologi ketiga istilah” kepribadian ganda, kepribadian terpecah dan alter ego dipandang sama, namun menurut psychominimalis ketiganya berbeda,  hal ini pernah pak de uraikan perbedaannya:
a. kepribadian ganda  disebabkan setiap individu memiliki kemampuan memanfaatkan batin/hati nuraninya  yang irrasional  dan kemampuan memanfaatkan akalnya yang rasional, sehingga dapat dianalisa berdasar filofosi akal budi.
Pada dasarnya setiap manusia memiliki kepribadian ganda, yaitu batin/hati nurani dan akal yang merupakan program terapan dalam mengendalikan perilaku/perbuatan, dapat seimabang atau berat sebelah tergantung dari program dasarnya.
b. kepribadian terpecah dapat dijelaskan dengan terpecahnya akal dan batin sehingga seseorang suatu saat hanya memanfaatkan akalnya, pada saat yang lain memanfaatkan batinnya, bahkan  pada saat yang sama terjadi pertentangan (konfliks) antara akal dan batinnya., sehingga menimbulkan masalah bagi diri, jenis dan lingkungannya.
c. alter ego adalah kepribadian yang berubah-ubah, sehingga setiap saat berubah pendirian dan perilakunya, sikapnya tak konsisten atau menjadi munafik (suka berpura-pura)
Pak de tidak merasa memiliki kelainan secara psychologi, apalagi gangguan kejiwaan, namun mengakui bahwa pak de memiliki kepribadian ganda berdasar psychominimalis, bukan berdasae psychologi.
Kotak-katik pakde berdasar  Teori Paralogika  yang menginformasikan bahwa living organisme merupakan interaksi organisme dengan soul  dalam ujut Whiteblank Body atau interaksi semi vitalistik antara organisme dengan  spirit dalam Ujut Reinkcarnated Body.
Teori Paralogika menggunakan komputer sebagai model organisme dan user sebagai model soul atau spirit, sehingga sangat mudah untuk dimengerti oleh peradaban manusia saat ini.
Secara awam  fenomena adanya  satu tubuh dapat dikendalikan oleh dua atau lebih “pengendali” dapat “divisualisasikan” secara nyata dan tidak akan menimbulkan keanehan, misalnya: satu kendaraan mungkin saja dikendalikan oleh pengemudi atau driver secara bergantian,  atau bersama-sama (dapat saling membantu atau bekerja sama maupun saling berebutan).
Dilihat dari luar kendaraan  itu gerakannya tidak sama/berbeda, walau  mobilnya sama, tergantung dari yang mengendalikan.
Nah dengan mempelajari  Teori Minimalis dan derevatifnya orang yang menggunakan akal budinya tidak akan heran menghadapi fenomena yang tak terjelaskan oleh teori yang sudah lama tersedia,  misalnya: fenomena kepribadian ganda, fenomena kesurupan, fenomena kerasukan setan
penyembuhan diri sendiri, pemanfaatan tenaga dalam, kemampuan “ngrogoh sukma”,  astral projection,…………………
Ada ungkapan : Aja gumunan lan gampang percaya, ning ya aja maido apa sing durung kok ngerteni (Jangan mudah terperangah  dan mudah mempercayai sesuatu, namun jangan “menisbikan” atau secara apriori tidak mempercayai apa yang belum kita ketahui).
Kemampuan manusia sangat terbatas, lebih banyak yang belum/tidak kita ketahui dibanding dengan yang telah dan dapat kita ketahui, namun jika ingin “maju”  hingga  mandiri gunakan akal budi, jangan sekedar ikut-ikutan!

false,”,0,0,”);

// ]]>

Iklan

Tentang Akung Ibnu

Kakek dengan duabelas cucu yang masih senang menulis. Semoga tulisan-tulisan ini bermanfaat.
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s