Apa yang menyebabkan Somawiyana berkepribadian ganda?

Fragmen STPH:

Aku baru sadar jika aku memiliki kepribadian ganda saat ada yang mengaku “kemenakanku di dunia maya”   mengatakan diriku Ahli Fikir abad ke 21, padahal aku merasa menulis  di internet asal-asalan, tidak ada sumbernya, bahkan bukan hasil pemikiranku atau menulis tanpa difikirkan terlebih dulu padahal aku sering  menyatakan  ungkapan: thinking before believing is the way to reality,  sehingga aku  hanya pantas disebut Tukang Kotak-katik.

Kenyataannya: banyak yang tertarik pada tulisanku, sehingga  www.ibnusomowiyono.mulitiply.com atau Ibnu’s Site  di multiply ada yang tanpa perimintaan/pesananku  diamati dan diberi pernilaian ( oleh “entah siapa” ) sebelum multiply dinyatakan ditutup dan berubah dari  berfungsi sosial menjadi berfungsi bisnis/komersial.

Inilah  salinan dari tulisan di internet yang perlu dikaji kebenarannya:

Statistic Summary for ibnusomowiyono.multiply.com Ibnusomowiyono   ibnusomnowiyono.multiply.com has global alexa traffic rank of 427, a high rank means that this website gets lots of visitors. This site is relatively popular among users in the India. It gets 24% from India. This site is estimated worth $84,593,554USD. This site has  a good Pagerank(2/10). It has 141,009 backlinks. It’s good for seo website. Ibnusomowiyono.multiply.com has 56% seo score.

Anak-anakku   tak ada yang mempercayai  Worlsite Statyistic Domain itu, kecuali menantuku Suwandi Dharma.

Saat itu aku menyatakan: Jika ada yang akan membeli Ibnu’s Site, aku tidak akan menjualnya, sebab itu bukan hakku, aku hanya menulis tanpa dipungut bayaran oleh multiply, alias gratis,  sehingga yang berhak menjual adalah multiply.

Dalam pengamatanku:  banyak yang memanfaatkan multiply untuk “ber-iklan” tanpa dipungut bayaran. Sejak lama aku mengkhawatirkan kelangsungan hidup multiply yang sangat sosial.  Ternyata benar kekhawatiranku, multiply  ditutup sebagai sarana menulis dan ber-iklan gratis  sehingga tak dapat digunakan oleh “sembarang” orang dan menggantikan fungsi sosialnya menjadi bisnis.

Semua yang menulis di multiply  diperingatkan untuk memindahkan tulisannya ke website/blog  lain atau membuat backup dari file yang  tersimpan di multiply.

Aku hanya membuat file dengan fleshdisck  apa yang telah kutulis di multiply, ternyata Diana Prabandari memindahkannya ke WordPress dengan mengganti nama ibnusomowiyono menjadi  akungibnu.

Tak ada masalah bagiku, namun Suwandi Dharma “menyayangkan” penggantian nama itu sebab pembaca akan kehilangan lacak jika ingin membaca tulisan-tulisan ku yang mereka sukai, itu berarti aku harus memulai dengan titik awal untuk memperoleh pembaca baru. Aku  tidak “menyesal” kembali dari titik nol, ibaratnya aku harus lahir kembali (namun bukan reinkarnasi)  sebab tubuhku masih yang dulu, namun dengan nama lain  di dunia maya. 

Yang menjadi masalah adalah aku tak dapat lagi menulis di situs baru yang bernama http://www.akungibnu.wordpress.com lantaran yang membuat situs bukan aku, melainkan Dianaprabandari.   Diana memberi petunjuk, tetapi aku gagal “membuka pintu untuk memasukti pintu” situs baru yang dibuat oleh Diana.

Aku meminta bantuan Suwandi Dharma, dia berusaha keras untuk dapat membuka pintu masuk wordpress buatan Diana. Dengan keuletan dan kecerdasannya dia berhasil sehingga aku dapat mulai menulis di wordsite buatan Diana.

Ir. Suwandi Darma belum puas sehingga berusaha menghubungkan www. ibnusomowiyono.multiply.com dengan http://www.akungibnu.wordpress.com dengan tujuan memberikan petunjuk kepada pembaca yang “kecanduan” tulisanku.

Nah ternyata di dunia maya ada satu tubuh yang memiliki dua nama: ibnusomowiyono dan akungibnu. Apakah di dunia nyata ada satu tubuh memiliki dua nama bahkan  memiliki dua kepridian?

Aku penasaran dan berusa mempelajari “psychologi” lewat tulisan yang bertaburan di internet.
Dari tulisan yang kubaca disinyalir oleh para ahli yang mewancarai para penderita kepribadian ganda  bahwa kepribadian ganda  diantaranya disebabkan trauma saat si penderita kepribadian ganda masih kecil mengalami “siksaan batin atau siksaan fisik”,  sehingga membutuhkan pemecahan dalam menghadapi masalah yang dihadapi.

Berdasar pengalaman hidupku saat kecil aku memang pernah mengalami trauma lantaran diperolok-olok teman-temanku di Sekolah Dasar Keputran C lantaran aku sekelas dengan Esti Dwi Narmiyati yang  sangat cerdas, cepat memahami pelajaran yang diterima  sedang aku sangat lsmbsn, sulit memahami pelajaran yang kuterima dan berlaku semau gue.  Guru dan teman-teman selalu mencemooh aku dengan meneriaki: Somo goblog! Somo goblog! …………….

Trauma yang lain:  kakak-kakaku menteror dengan menakuti-nakuti adanya  setan, hantu, gendruwo,…… dll yang gentayangan mencari korban,  dengan tujuan agar aku  mudah diatur diantaranya  agar tidak keloyoran dimalam hari, hingga tidak belajar atau mengerjakan tugas dari sekolah..

Suatu senja hampir saja aku “mati ketakutan” saat keluar rumah menjumpai “pocongan”  lewat depan rumahku.

Kakak memindahkanku ke sekolah lain, Netral Campuran dan menggati namaku menjadi Ibnu Somowiyono, padahal orang tuaku menamakan aku Somawiyana.

Berkat pertolongan/bimbingan kemenakanku  (cucu kakak bapak) yang bernama JB. Basuki, ibaratnya aku dilahirkan kembali menjadi manusia yang cerdas dan beraklak baik. Dia adalah seorang Katholiek yang taat dan cerdas.

Aku tidak dendam kepada Esti Dwi Narmiati,  yang menyebabkan aku diperolok-olok.  Dia adalah  kemenakanku, seorang perempuan  yang cerdasnya luar biasa.  Aku bahkan  menghargai gadis yang cerdas dibanding yang cantik.

Saat di  SR Netral banyak murid putri mengidolakanku, tetapi yang kuidamkan adalah murid putri yang cerdas, bukan yang cantik.

Idamanku dikabulkan oleh Tuhan, aku “dijodohkan” dengan Endang Rara Temu yang kini menjadi isteri sekaligus ibu dari keempat anakku yang semua cerdas dan dua belas cucu yang juga  cerdas semuanya.

Endang mendambakan lelaki yang berkepribadian mulia, tetapi kenyataannya kepribadianku “rendah”  dengan bukti aku tak dapat menyelesaikan kuliahku namun selalu “memperolok” orang lain, termasuk istriku sebagai orang bodoh.

Drs Walijan, mengenalku  sejak di SMP  sebagai murid/pelajar yang berpristasi tinggi, ternyata saat ini  ibnusomowiyono “mbegledreg”, seperti kotoran kuda yang terinjak.

Mantan guruku: Ibu Hardiah “menyayangkan” aku hanya menjadi guru,  sebab beliau sangat mengagumi hasil tulisanku, diantaranya yang berjudul Menara Ratna.

Iklan

Tentang Akung Ibnu

Kakek dengan duabelas cucu yang masih senang menulis. Semoga tulisan-tulisan ini bermanfaat.
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Satu Balasan ke Apa yang menyebabkan Somawiyana berkepribadian ganda?

  1. Akung Ibnu berkata:

    Waktu kecil aku diperolok” Somo goblog…… goblog!” Sekarang entah berdasarkan alasan apa aku sering “menganggap orang lain bodoh” , disisi lain banyak yang kecewa dan “meyayangkan” diriku yang “dianggap cerdas” kenyataannya gagal menyelesaikan kuliahku di perguruan tinggi, baik di ITB maupun di UGM.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s