Apa fungsi dan manfaat macrocosmos dan microcosmos.

Pertanyaan: Saya kagum pada Teori Minimalis yang secara gamblang mendifinikan dan menjelaskan arti kata macrocosmos dan microcosmos sehingga sangat mudah difahami. Namun pak de belum menjelaskan fungsi dan manfaat dari microcosmos dan microcosmos dan hubungan satu dengan yang lain. Mohon penjelasan. Terimas kasih.

Jawaban: Seharusnya kemenakan bertanya fungsi dan manfaat energi dan non energi, sebab microcosmos dan macrocosmos keduanya mengandung unsur energi, sedangkan microcosmos juga memiliki unsur non energi disamping energi.
Sebelum menjelaskan fungsinya, pak de akan menjelaskan difinisi energi dan non energi berdasar TM.
Untuk menjelaskan dibutuhkan dua formula Teori Minimalis:
Formula Supernatural Modern (FSM) : E = – x + y dan Formula Som Wyn (FSW) z # – x + y yang termasuk dalam Non Energi E’ # – x + y. Kedua formula ini dibutuhkan untuk menjelaskan microcosmos.

Macrocosmos adalah  isi Alam Semesta yang berupa Energi dan dinyatakan dengan FSM E = – x + y. Ruas Kiri (E) harus sama dengan Ruas Kanan – x + y. Jika memenuhi persyaratan tsb dikatakan valid, jika tidak dikatakan invalid.

Energi berfungsi untuk pembentukan body dan merupakan penyedia “tenaga” pada body agar sanggup melakukan aktifitasnya, dan mempertahankan keutuhan body atau sebaliknya menghancurkan body.  Tanpa energy dalam (internal energy)   body akan pecah atau tak sanggup melakukan aktifitasnya, energi luar (external energy)  dapat menghancurkan body.

Energy juga dapat bergoyang (berubah-ubah secara periodik) menjadi gelombang (wave), atau sebaliknya wave dapat berinteraksi sesamanya membentuk energi.

Non energy tidak memenuhi FSM, sehingga dinyatakan oleh Formula Non Energy  (FNE)  E’ # – x + y.  Dengan analisa matematika E’  harus tidak memenuhi FSM E = – x + y. Jadi syarat Non Energy adalah Ruas Kiri (E’) tidak boleh sama dengan Ruas Kanan  – x + y.

Non Energy tidak terjangkau oleh kemampuan manusia, namun dengan Peta Energy dan Non Energi Alam Semesta Minimalis dapat divisualisasikan keberadaan Non Energy di Alam Semesta. Non Energy harus  terletak  di luar grafik energi gaib (E = -x), diluar  grafik energi metafisika (E = y),  diluar grafik energi fisika (E=0) dan diluar bidang spektrum energi transien E = – x + y ( dengan nilai E#=0 , x#0 dan y#0) .

Baik Non Energi E’  maupun soul (z) tak terjangkau oleh kemampuan manusia (kecuali atas dasar dogma). Namun saat soul melakukan interaksi dengan body yang dibangun oleh energi membentuk microcosmos, maka akan dapat dimengerti lewat kemampuan manusia sesuai pemahaman jenis energi yang membangun body.

1. Living Organisme yang merupakan interaksi body yang tersusun dari bio energy terdeteksi lewat panca indera dan peralatan fisika.

2. Living Astral Body atau Spirit merupakan interaksi vitalistik antara astral body yang tersusun dari energi transien dengan soul terdeteksi oleh kemampuan bawah sadar.

3. Living dark body dan  Talent Body merupakan interaksi antara body yang tersusun dari dark energy atau energi metafisika dengan soul terdeteksi oleh kemampuan berfikir.

4. Living bright body dan Holly Body merupakan interaksi antara body yang tersusun dari bright energy dengan soul terdeteksi oleh kemampuan batin.

5. Non Body  merupakan interaksi antara Non Energy dengan zoul hanya dapat diyakini atas dasar dogma., sebagai halnya soul.

Macrocosmoa diberikan kesadaran untuk mengurusi diri sendiri, jenis dan lingkungannya. Manfaat macrocosmos  untuk menjelaskan mengapa Energi yang ada di Alam semesta dapat teratur (cosmos) , namun juga dapat menjadi kacau (chaos) . Jika energi diatur langsung oleh pencipta atau yang menyediakan , Tuhan, maka tidak mungkin terjadi kekacauan, macrocosmos akan selalu teratur. Kenyataan: macrocosmos dapat kacau (chaos)  akibat berebutan kepentingan. Kondisi akan kembali tertip (cosmos) saat masing-masing meyakini kepentingan yang lebih besar, yaitu kepentingan bersama. Mengapa dapat demikian? Sebelum menciptakan Alam Semesta Tuhan YME telah merencanakan dengan seksama dan menyiapkan hukum untuk mengaturnya. Dia telah membekalkan kesadaran (consciousnes) kepada setiap ciptaan Nya untuk mengurusi diri, jenis dan lingkungan masing-masing. Tuhan YME bukan sekedar pencipta yang harus melakukan penciptaan dari titik awal hingga ciptaan Nya berujut, melainkan mendelegasikan wewenangnya kepada ciptaan Nya untuk memanfaatkan segala yang disediakan baik yang diinginkan atau yang tidak diinginkan oleh ciptaan Nya, memberikan kesempatan untuk memilih apa yang diinginkan oleh ciptaannya sepanjang dapat mewujutkan apa yang diinginkan dan berani menanggung risikonya.

Alam Semesta disebut macrocosmos atau keteraturan besar berdasar setiap energi diberikan kesadaran untuk mengurus diri, jenis dan lingkungannya.

Microcosmos atau keteraturan kecil berupa  interaksi antara body yang tersusun dari energi dengan soul.  Ada tujuh lapis microcosmos sesuai dengan jenis energi yang membangun body.

Tuhan YME mendelegasikan wewenangnya kepada soul untuk mengendalikan body yang merupakan bagian dari macrocosmos.

Energi merupakan fenomena universal sedangkan soul bersifat induvidual. Soul bertugas mengendalikan  body yang merupakan bagian dari macrocosmos (keteraturan besar) yang telah membentuk microcosmos (keteraturan kecil)  secara individual,  sehingga  soul harus bertanggung jawab atas aktivitas body yang menjadi tanggung jawabnya. Body dapat dianggap sebagai slave (kawula) sedangkan soul merupakan master (gusti). Kawula (body)  dan gusti (soul)  harus manunggal agar microcosmos tetap exist. Manunggaling kawula gusti inilah yang menjadi microcosmos berbeda dengan macrocosmos. Macrocosmos bersifat universal sedangkan microcosmos bersifat individual.

Semoga kemenakan puas dengan hasil kotak-katik pak de.

Pesan pak de Ibnu: aja gumunan lan gampang percaya, ning ya aja maido apa sing durung kok ngerteni.

Iklan

Tentang Akung Ibnu

Kakek dengan duabelas cucu yang masih senang menulis. Semoga tulisan-tulisan ini bermanfaat.
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s