Bedanya Magnetpermanen dengan Elektromagnet.

Pertanyaan: Dapatkah Akungibnu menjelaskan perbedaan Magnetpermanen dengan Elektromagnet?

Jawaban: Sudah beberapa kali akung menjelaskan, namun tidak ada jeleknya akung jelaskan lagi, sebab TM adalah Teori Informatika yang setiap kali dapat berubah agar dapat menjawab setiap persoalan.

Magnetpermanen dapat dijelaskan lewat Teori Magnet Weber yang telah diaktualisasikan oleh  Teori Quantum Minimalis, sedangkan Elektromagnet dapat dijelaskan lewat Model  Atom  Minimalis ( MAM) berdasar Teori Quantum Eteric Minimalis (TQEM).

Magnetpermanen merupakan penyatuan (*) atau penggabungan (+) manekul Weber yang kedua kutubnya seimbang (E=0) sehingga merupakan fenomena Sub Alam Fisika. Magnetpermanen dapat terjadi secara alami atau ilmiah.

A.Magnetpermanen jika dipecah-pecah menjadi bagian dasar akan menghasilkan manekul  Weber yang kedua kutubnya seimbang (E=0) yang dinamakan quantum minimalis  yang merupakan fenomena Sub Alam Fisika dan/atau  menghasilkan manekul Weber yang kedua kutubnya tidak seimbang (E#0) yang  dinamakan eteric dan merupakan fenomena Sub Alam Transien.

B. Electromagnet dibangkitkan oleh putaran elektron mengeliling inti atom sehingga membangkitkan medan magnet elektron yang  sama besarnya dan tegak lurus pada  bidang orbit masing-masing elektron. Hasil dari seluruh medan magnet yang dihasilkan oleh seluruh orbit elektron dalam sebuah atom    akan mengasilkan medan magnet atom yang juga sama besarnya,

Electron dapat terlepas dari atom dan bergerak sepanjang deretan atom dalam sebuah penghantar hingga menyebabkan terjadinya arus elektron. Elektron merupakan quantum eteric yang memiliki E=0 sehingga merupakan fenomena Sub Alam Fisika. Elecron merupakan quantum eteric hingga memancarkan gaya magnet keluar yang membangkitkan medan magnet elektro- dinamis. Hal ini dapat terdeteksi oleh peralatan fisika dan dapat dijelaskan dengan ilmu fisika.

Jika arus elektron yang  bergerak melalui lilitan penghantar  didalam lingkar lilitan terjadilah medan listrik dinamis yang membangkitkan medan electro magnet yang besarnya sesuai dengan besarnya arus dan permebilitas inti elektromagnet. Hal ini sesuai dengan hukum fisika.

Jika arus berubah-ubah besarnya, maka kekuatan Electromagnet akan berubah-ubah. Jika arusnya bolak balik maka kutub Electromagnet juga akan berubah-ubah polarisasinya   sesuai dengan arus yang mengalir dalam lilitan.

Jadi berbeda dengan kutub Magnetpermanen yang besarnya tetap , maka kutub Elektromagnet tidak tetap, tergantung dari besarnya arus electron dalam lilitan penghantar.

Elecromagnet dapat dimanfaatkan untuk membuat Magnetpermanen tiruan dengan mengarahkan atom baja. Electromagnet juga terjadi pada setiap atom.

Magnetbumi adalah contoh Magnetpermanen Alami, sehingga dapat terpengaruh oleh proses alami. Kutub magnetbumi dapat bergecer letaknya walau putaran bumi tetap, ini akan membuktikan bahwa magnet bumi  bukanlah Electromagnet melainkan Magnetpermanen,  pergeseran kutub magnet bumi justru akan mempengaruhi putaran bumi.

Iklan

Tentang Akung Ibnu

Kakek dengan duabelas cucu yang masih senang menulis. Semoga tulisan-tulisan ini bermanfaat.
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s